Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Relawan Anies Sentil Telak PSSI Bermain Politik: Akal Sehat Sulit Bandingkan Pakansari dan JIS yang Disebut Tak Layak

Relawan Anies Sentil Telak PSSI Bermain Politik: Akal Sehat Sulit Bandingkan Pakansari dan JIS yang Disebut Tak Layak Kredit Foto: SS
WE NewsWorthy, Jakarta -

Ketua Umum Konfederasi Nasional Relawan Anies (KOREAN) Muhammad Ramli Rahim menyebut Federasi sepak bola seperti PSSI tak boleh bermain politik karena itu bagian dari statuta FIFA.

PSSI harus obyektif dalam mengambil kebijakan dan bebas dari kepentingan politik.

Baca Juga: Anies Siap Maju Capres 2024, Mardani PKS: Kita Dukung, Ini Politik Sehat daripada Isu Tiga Periode Pak Jokowi

Pemindahan lokasi pertandingan FIFA matchday Timnas Indonesia vs Curacao, 27 September 2022 dari Jakarta Intermational Stadium (JIS) tentu saja menuai kontroversi dan menganggap PSSI ikut-ikutan terlibat politik "asal bukan Anies"

"Akal sehat kita sulit membandingkan Stadion Pakansari dengan Jakarta International Stadium (JIS) yang disebut PSSI belum layak menggelar pertandingan sekelas FIFA matchday," papar Ramli dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/9/2022).

Menurutnya, alasan yang dikemukakakan PSSI cederung mengada-ada, menyebut Stadion Pakansari yang terlihat tergenang air saat dan setelah hujan dengan rumput yang tentu saja rusak akan membuat masyarakat Indonesia terbahak-bahak membandingkannya dengan JIS.

Alasan parkiran pun dipertanyakan banyak pihak karena JIS mulai dari perencanaan hingga peresmian selalu didampingi oleh FIFA maka memang menjadi sangat lucu jika tiba-tiba PSSI menyebutnya tak layak.

Peraturan FIFA terbaru mengharuskan desain stadion modern untuk memperhatikan isu keberlanjutan lingkungan.

Saat ini, kata Ramli, JIS sudah terintegrasi dengan Bus Rapid Transit (BRT) dan selanjutnya terintegrasi dengan Commuter Line dan LRT Jakarta.

Stadion modern standar FIFA kini dirancang untuk masa depan yang perlu memperhatikan keberlanjutan,salah satunya mengupayakan untuk terintegrasi dengan angkutan publik.

Stadion di Eropa pun demikian, Santiago Bernabeu pasca direnovasi hanya menyisakan kurang lebih 500 kantong parkir bus dan kendaraan pribadi, bahkan stadion bersejarah di pusat Eropa yakni Wembley di London menyarankan seluruh penonton yang hadir mengoptimalkan alat transportasi umum yang tersedia.

"Dengan realitas ini terlihat PSSI seperti memposisikan diri seperti orang tidak paham standar FIFA, tidak mengerti soal sepak bola dan tranportasi masa depan dan terlihat jelas semangat "asal bukan Anies" dalam tubuh PSSI," tegasnya.

Penulis/Editor: Alfi Dinilhaq

Advertisement

Bagikan Artikel: