Jokowi Tunjuk Luhut Urus Kendaraan Listrik untuk Instasi, Kader Demokrat: Katanya Ekonomi Lagi Sulit, Malah Keluarkan Inpres

Jokowi Tunjuk Luhut Urus Kendaraan Listrik untuk Instasi, Kader Demokrat: Katanya Ekonomi Lagi Sulit, Malah Keluarkan Inpres Kredit Foto: Google

Politisi Partai Demorkat Cipta Panca Laksana mengkritisi kebijakan pemerintah, kali ini soal penunjukan Luhut Binsar Panjaitan sebagai koordinator pengadaan kendaraan listrik.

Ia menyebut hubungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan bak lem sergabuna yang lengket.

Baca Juga: Luhut Ngaku Vaksin 4 Kali Usai Disenggol Bjorka, Bossman Mardigu: Tuh Kan Hoax, Opung Dilawan

Ia pun heran dengna Presiden Jokowi di masa ekonomi sulut malah keluarkan Instruksi Presiden.

“Katanya ekonomi lagi sulit. Kok Jokowi mengeluarkan inpres (instruksi presiden) baru lagi,” imbuhnya dikutip dari Twitter pribadinya, Sabtu (17/9/2022).

Instruksi presiden yang dimaksud Cipta Panca Laksana ini yakni Nomor 7 Tahun 2022. Inpres tersebut berkenan dengan percepatan pelaksanaan kendaraan listrik di Indonesia.

“Udah gitu nunjuk Luhut jadi ketua timnya. Luhut lagi Luhut lagi. Udah kayak merk lem serbaguna. Lengket banget!” Singgung Cipta Panca Laksana.

Diberitakan sebelumnya, Jokowi memerintahkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk mengganti mobil dinas pemerinta menjadi mobil listrik. Perintah itu dituangkan dalam Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022.

"Mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai tugas pokok, fungsi, dan kewenangan masing-masing untuk melakukan percepatan pelaksanaan program penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (battery electric vehicle) sebagai kendaraan dinas operasional," bunyi diktum pertama Inpres Nomor 7 Tahun 2022.

Terkait

Terpopuler

NW Discover

Terkini