Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pemprov DKI Pernah Utang Rp12 Triliun Demi Penanganan Banjir, Ada yang Janggal: PPATK Tidak Bisakah Bertindak?

Pemprov DKI Pernah Utang Rp12 Triliun Demi Penanganan Banjir, Ada yang Janggal: PPATK Tidak Bisakah Bertindak? Kredit Foto: Unsplash/Jonathan Ford
WE NewsWorthy, Jakarta -

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pernah berutang hingga Rp12,5 triliun. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebesar Rp 12,5 triliun akan digunakan untuk sejumlah keperluan.

Menurut Ahmad Riza, pinjaman ini dialokasikan untuk tahun 2020 dan 2021 dengan beberapa program prioritas, salah satunya penanganan banjir.

Baca Juga: Jreng! TGUPP Era Anies Baswedan Bakal Dihapus, Eh Langsung Disindir: Setuju, Apa Sih Kerjanya? Selain...

Terkait hal itu, ditanggapi oleh salah satu pengguna media sosial Twitter. Akun @ex_AnakLolina mengungkit soal utang di 2 tahun yang lalu itu.

"2 tahun yang lalu Pemprov DKI utang 12,5 T utk penanganan banjir. Hingga sekarang banjir tak ada bedanya sebelum hutang, melah lebih parah bisa setinggi 2 Meter," ungkap akun @ex_AnakLolina melalui Twitternya, Kamis (15/9).

Lanjut, akun tersebut menyinggung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekaligus meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk bertindak.

"Jika @KPK_RI tidak lirik sedikitpun kejanggalan itu, tdk bisakah @PPATK @KejaksaanRI bertindak?," tandasnya.

Sementara itu, Ahmad Riza menegaskan bahwa utang tersebut digunakan untuk program prioritas.

Penulis/Editor: Irania Zulia

Advertisement

Bagikan Artikel: