Usai Sebut Bantu KPK Soal Dugaan Korupsi pada Formula E, Kini PSSI Tolak JIS Disebut Ada Intrik Politik: Playing Victim!

Usai Sebut Bantu KPK Soal Dugaan Korupsi pada Formula E, Kini PSSI Tolak JIS Disebut Ada Intrik Politik: Playing Victim! Kredit Foto: Antara/Aprillio Akbar

Pegiat media sosial Jhon Sitorus menyoroti PSSI yang mengurungkan niat menggelar FIFA Matchday antara Timnas Indonesia vs Curacao di Jakarta International Stadium (JIS) pada 27 September 2022 mendatang.

Diketahui, keputusan tersebut membuat publik menduga ada intrik politik dalam pengambilan keputusan.

Baca Juga: PSSI Justru Siap Gelontorkan Dana untuk Perbaikan Stadion Pakansari Usai Tolak Pakai JIS, Pengamat: Saking Benci ke Anies Baswedan...

Hal tersebut ditanggapi Jhon Sitorus melalui akun Twitter pribadinya. Dalam cuitannya, Jhon Sitorus mengungkit saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang kerap menyebut hanya membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai diperiksa atas dugaan adanya korupsi dalam penyelenggaraan Formula E.

"Dipanggil KPK karena potensi KORUPSI, ngakunya bantu KPK," ungkap Jhon Sitorus melalui akun Twitter pribadi miliknya, Rabu (14/9).

Lanjut, Jhon Sitorus juga menyebutkan soal adanya politisasi lantarana PSSI yang tidak memakai JIS.

"Akses stadion yang SANGAT MINIM, drop off pemain, parkiran stadion JIS yang SEMPIT dan terlalu dekat dgn PEMUKIMAN jelas tdk memenuhi standar FIFA lalu ngakunya DIPOLITISASI," ujar Jhon Sitorus.

Terkait hal itu, Jhon Sitorus menyebut bahwa Anies Baswedan kerap melimpahkan kesalahan pada orang lain atau playing victim.

"Mereka kan suka playing victim," tandas Jhon Sitorus.

melalui akun Twitter pribadi miliknya, Rabu (14/9).

Sementara itu, isu politik yang merebak terkait keputusan PSSI itu yakni bergejolak di media sosial Twitter contohnya, tak sedikit silang pendapat mengenai hal ini.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

NW Discover

Terkini