Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Peretasan Bjorka Bakal Susah Diberantas, Ahli Ungkap Masalahnya, Ternyata Terkait Pemerintah

Peretasan Bjorka Bakal Susah Diberantas, Ahli Ungkap Masalahnya, Ternyata Terkait Pemerintah Kredit Foto: Getty Images/iStock
WE NewsWorthy, Jakarta -

Ahli hukum tata negara Refly Harun menyoroti hacker Bjorka yang mengklaim telah mengunggah beberapa data rahasia milik pemerintah Indonesia.

Refly Harun menyinggung pemerintah terkait tanggung jawab atas apa yang dilakukan hacker Bjorka, salah satunya pembobolan data registrasi SIM Card.

Baca Juga: Pernyataan Mahfud MD Bakal Bikin Hacker Bjorka Tersulut Emosi: Seperti Menantang Bertindak Lebih Parah

"Jadi apa yang ingin saya katakan soal responsibility dulu, kalau pemerintahan kita baik maka pertanyaannya adalah kalau ada kebocoran seperti yang dilakukan Bjorka ini." 

"Siapa yang sesungguhnya harus bertanggung jawab itu dulu, apakah menteri kominfo menteri komunikasi dan informasi, atau menteri-menteri yang lain," tambahnya.

Di Indonesia, belum jelas siapa yang harus bertanggung jawab atas kebobolan data penting, namun Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Johny G Plate disinggung.

"Ataukah setingkat sekjen atau dirjen, jadi aslon satu, ini sendiri di Indonesia nggak jelas, kalau governmant ini saja tidak jelas siapa yang harus bertanggung jawab," ucapnya yang dikutip dari YouTube Refly Harun, Selasa (13/9).

Lantaran ketidakjelasan dalam sistem pemerintah, pemberantasan terhadap peretasan akan sulit dilakukan, karena tidak ada pihak yang harus bertanggung jawab.

"Maka susah kita bicara tentang manajemen pemberantasannya, jadi kalau misalnya jelas siapa yang harus bertanggung jawab, maka orang yang bertanggung jawab itu harusnya mengundurkan diri," pungkasnya.

Penulis/Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Advertisement

Bagikan Artikel: