Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kasus Pembunuhan Brigadir J Hanya Berputar-putar Soal Motif, Refly Singgung Polisi: Dia Bunuh Langsung atau Hanya Perintah?

Kasus Pembunuhan Brigadir J Hanya Berputar-putar Soal Motif, Refly Singgung Polisi: Dia Bunuh Langsung atau Hanya Perintah? Kredit Foto: Instagram/Refly Harun
WE NewsWorthy, Jakarta -

Advokat Refly Harun menyoroti motif kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J yang hanya berputar-putar.

"Hanya berputar-putar di motif domestik, meskipun kejadian utama sudah jelas konturnya," ucapnya dikutip dari Channel YouTube pribadinya, Selasa (13/9/2022).

Baca Juga: Putri Candrawathi Selingkuh dengan Kuat Maruf, Refly Harun Singgung Hubungan Intim: Memperkuat Hubungan Spesial Keduanya...

Pria lulusan Fakultas Hukum ini menyebut bawha pihak Kepolisian hanya tinggal menentukan apakah Ferdy Sambo membunuh langsung Brigadir J atau hanya memerintahkan tersangka lain.

Pasalnya, saat ini hal tersebut belum dapat dipastikan karena adanya beda keterangan antara Ferdy Sambo dan Bharada E soal kronologi penembakan.

"Spekulasi-spekulasi itu masih berputar di antara itu saja dan kita hampir kehilangan momentum untuk memperbaiki Kepolisian yang ternyata carut marutnya begitu luar biasanya dengan kasus-kasus ini," ucap Refly Harun.

Sebelumnya, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengatakan bahwa pembunuhan Brigadir J dilatarbelakangi oleh adanya kekerasan seksual yang dilakukan almarhum kepada istri Ferdy Sambo di Magelang.

Komisioner Komnas HAM M Beka Ulung Hapsara mengatakan kesimpulan itu diambil setelah melakukan analisa faktual saat rekonstruksi.

"Setelah analisa faktual Konstruksi peristiwa disampaikan terkait peristiwa kematian Brigadir J ekstra judical killing. Ada dugaan kekerasan seksual di Magelang menjadi latar belakang, terkait dengan perencanaan pembunuhan," ujar Beka seperti dikutip dari Channel YouTube salah satu TV Swasta.

Baca Juga: CEO Galaxy Digital: Pemerintah AS Seharusnya Takut Pada AI, Bukan Kripto

Penulis/Editor: Alfi Dinilhaq

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: