Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Anies Baswedan Bakal Diperiksa KPK Soal Anggaran Formula E, Eh Ada yang Titip Pesan: Jangan Lupa Bawa Koper dengan Baju Karena...

Anies Baswedan Bakal Diperiksa KPK Soal Anggaran Formula E, Eh Ada yang Titip Pesan: Jangan Lupa Bawa Koper dengan Baju Karena... Kredit Foto: Andi Hidayat
WE NewsWorthy, Jakarta -

Pegiat media sosial Jhon Sitorus menyoroti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 7 September 2022 besok perihal penyelidikan kasus dugaan korupsi terkait penyelenggaraan Formula E Jakarta.

Hal tersebut ditanggapi Jhon Sitorus melalui akun Twitter pribadinya. Dalam cuitannya, Jhon Sitorus mengungkapkan beberapa pesan untuk Anies Baswedan.

Baca Juga: Anies Baswedan Harap Pj Gubernur DKI Tidak Kerja Pakai Selera, Ferdinand Hutahaean: Kau yang Kerja Sesuai Selera Nies, Selera Buruk!

Jhon Sitorus mengatakan bahwa salah satu pesannya itu yakni soal persiapan Anies Baswedan dalam memenuhi panggilan dari KPK.

"Pesan saya kepada gubernur Ragunan, jangan lupa bawa koper lengkap dgn baju2 anda krn anda akan NGINAP di RUTAN KPK. 2,3 Triliun hanya untuk balapan kelas KAMPUNG anda hambur2kan," ujar Jhon Sitorus melalui akun Twitter pribadi miliknya, Selasa (6/9).

Lanjut, Jhon Sitorus juga berharap bahwa KPK bisa bersikap adil dan tidak ada main mata.

"Warga miskin TERGUSUR demi balapan yang tribunnya AMBRUK. @KPK_RI semoga jangan main mata," pungkas Jhon Sitorus.

Sementara itu, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan bahwa KPK juga mengundang beberapa pihak lainnya selain Anies Baswedan demi penyelidikan lebih lanjut.

"Dalam proses penyelidikan, KPK tentu dapat mengundang berbagai pihak untuk dikonfirmasi dan diklarifikasi oleh tim penyelidik KPK sehingga siapa pun, jika memang keterangannya dibutuhkan, pasti akan kami panggil," tutur Ali Fikri.

Lanjut, menurut Ali Fikti, pemeriksaan terhadap Anies Baswedan nantinya dapat memberikan gambaran awal dan utuh terkait dugaan perkara korupsi itu. Oleh sebab itu, Ali mengimbau agar Anies kooperatif dan mengedepankan prinsip dan norma hukum yang berlaku.

Baca Juga: Jelang Lengser, Anies Baswedan Sudah Susun Rencana Pembangunan Daerah Hingga 2026: Ngibulnya Gak Nanggung...

"Proses ini sebagai salah satu langkah agar KPK bisa mendapatkan gambaran awal dan utuh terkait dugaan peristiwa pidana dimaksud. KPK berharap pihak-pihak agar kooperatif supaya seluruh proses berjalan secara efektif dan efisien, dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip dan norma hukum yang berlaku," ungkap Ali Fikri.

Penulis/Editor: Irania Zulia

Advertisement

Bagikan Artikel: