Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

3 Kapolda Termasuk Fadil Imran Terlibat Kasus Pembunuhan Brigadir J: Memang Sosok yang Sudah Dicurigai Sejak Awal dari Pelukannya ke Sambo

3 Kapolda Termasuk Fadil Imran Terlibat Kasus Pembunuhan Brigadir J: Memang Sosok yang Sudah Dicurigai Sejak Awal dari Pelukannya ke Sambo Kredit Foto: Sufri Yuliardi
WE NewsWorthy, Jakarta -

Advokat Refly Harun menyoroti keterlibatan 3 Kepala Polisi Daerah (Kapolda) dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Salah satu nama yang disebut dari 3 Kapolda itu yakni Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.

Baca Juga: Alvin Lim Soroti Akun Instagram Fadil Imran Usai Kasus Sambo Mencuat: Dia Coba Buat Pencitraan

"Dari awal memang sosok ini sudah dicurigai mengetahui ya dari apa yang dia lakukan ke Ferdy Sambo seperti pelukan yang mengindikasikan banyak hal," ucap Refly dikutip dari Channel YouTube pribadinya, Selasa (6/9/2022).

Pria lulusan Hukum UGM ini menyebut bahwa tafsir dari pelukan Fadil Imran ke Ferdy Sambo itu menyiratkan bahwa ia sudah tahu apa yang dilakukan mantan Kadiv Propam Polri itu.

"Mungkin dia sudah tahu dan menyesalkan ya, sekaligus menghibur dan mengatakan tenag ya, dan lain sebagainya," ucapnya.

Refly menyebut adalah hal lucu ketika anak buah Fadil Imran terlibat lebih dari satu orang, namun sang jendral tak terlibat.

"Lucuya Kapolda Metro Jaya seperti untouchble atau tidak tersentuh, padahal kalau kita bicara struktur komando ya jelas sekali atasan mereka yang terlibat seperti Wadir Reskrimum itu harus melapor," beber Refly.

Mungkin, lanjut Mantan Komisaris BUMN ini bahwa ketika membuka TNC CCTV dan lain sebagainya akan ditemukan jejak.

"Jejak Fadil Imran dan Ferdy Sambo apakah ada hubungan komunikasi kedua pada tanggal 8 Juli itu pada saat kematian Brigadir J," imbuhnya.

Diketahui Fakta baru pembunuhan Brigadir J kembali mengemuka. 

Kasus pembunuhan sadis yang diotaki eks Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo itu diduga menyeret tiga Kapolda. 

Mereka disinyalir turut terlibat memuluskan skenario jahat Ferdy Sambo untuk menutup rapat kasus tersebut.

Penulis/Editor: Alfi Dinilhaq

Advertisement

Bagikan Artikel: