Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Buzzer Ganjar Disebut Kompak Dukung Kenaikan BBM: Blusukan Seolah Peduli dengan Rakyat Kecil Ternyata Cuma Sandiwara

Buzzer Ganjar Disebut Kompak Dukung Kenaikan BBM: Blusukan Seolah Peduli dengan Rakyat Kecil Ternyata Cuma Sandiwara Kredit Foto: Antara/Rony Muharrman
WE NewsWorthy, Jakarta -

Pegiat media sosial Eko Widodo menyentil para buzzer pembela Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mendukung kenaikan harga BBM.

Eko Widodo menilai blusukan yang selama ini seolah peduli dengan rakyat kecil hanyalah sandiwara.

Baca Juga: Mahasiswa Turun ke Jalan Tolak Kenaikan Harga BBM: Wahai Penguasa dan Politisi yang Mengemis Suara, di Mana Kalian Saat Rakyat Menderita?

Hal itu disampaikan Eko Widodo lewat akun Twitter pribadinya, dikutip pada Selasa 6 September 2022.

"Buzzer Ganjar kompak dukung kenaikan BBM, bahkan tak segan menyebut warga penerima subsidi sbg pengemis & pelaku dosa..," ujar Eko Widodo.

"Blusukan seolah peduli dg nasib rakyat kecil ternyata cuma sandiwara, silahkan rakyat menilai!!!," pungkasnya.

Diketahui, pemerintah resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yakni Pertalite, Solar, dan Pertamax mulai Sabtu (3/9/2022) pukul 14.30 WIB.

Keputusan ini diumumkan dalam Konferensi Pers Joko Widodo Presiden RI beserta Arifin Tasrif Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sri Mulyani Menteri Keuangan dan Tri Rismaharini Menteri Sosial perihal Pengalihan Subsidi BBM di Istana Negara.

“Pemerintah memutuskan menyesuaikan harga BBM subsidi antara lain Pertalite dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000 per liter, Solar subsidi dari Rp5.150 jadi Rp6.800 perliter, Pertamax non subdisi dari Rp12.500 jadi Rp14.500 per liter. Berlaku satu jam sejak saat diumumkannya penyesuaian harga pukul 14.30 WIB,” kata Arifin Tasrif Menteri ESDM.

Sebelumnya Joko Widodo Presiden dalam kesempatan yang sama mengatakan sebagian subsidi BBM akan dialihkan untuk bantuan yang lebih tepat sasaran di antaranya BLT BBM, subsidi upah pekerja, serta bantuan angkutan umum, bantuan ojol dan bantuan nelayan.

“BLT BBM sebesar Rp12,4 triliun yang diberikan kepada 20,65 juta keluarga kurang mampu sebesar Rp150.000/bulan dan mulai diberikan bulan September selama 4 bulan ke depan,” ujar Jokowi.

Penulis/Editor: Devi Nurlita

Advertisement

Bagikan Artikel: