Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Anies Resmikan 2 Gereja Sekaligus dalam Sehari, Eh Diceletukin: Dulu Diintimidasi Kelompoknya..

Anies Resmikan 2 Gereja Sekaligus dalam Sehari, Eh Diceletukin: Dulu Diintimidasi Kelompoknya.. Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
WE NewsWorthy, Jakarta -

Pegiat media sosial Jhon Sitorus seakan menyindir Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang meresmikan dua gereja di Jakarta Utara.

Jhon Sitorus mempertanyakan ormas yang membela Anies apakah tidak marah.

Baca Juga: Anies Minta Doa ke Jemaat Gereja Bethel Indonesia Jelang Masa Jabatan Berakhir, Eh Diceletukin: Kok Belum Minta Doa ke Rizieq?

Hal itu disampaikan Jhon Sitorus lewat akun Twitter pribadinya, pada Senin 5 September 2022.

"Ada yg lagi sibuk kampanye di gereja2, yg dulu DIINTIMIDASI oleh kelompoknya, lha, ormas yang dia jilat2 kemarin ga marah?," ujar Jhon Sitorus.

"Enggak dong, kampanye ke gereja2 kan cuma SIMBOLIK, sebentar lagi akan balik ke setelah pabrik, auto DIAM terhadap PERSEKUSI dari kelompok2nya," imbuhnya.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta didoakan jemaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jelambar Timur dan seluruh elemen masyarakat yang hadir saat peresmian Gedung GBI Jelambar Timur, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (3/9).

Anies minta doa agar diberikan kemudahan menuntaskan tugasnya di Jakarta yang bakal berakhir pada 16 Oktober 2022 mendatang.

"Jadi buat semua di sini juga, doakan kami agar bisa menuntaskan ini dengan baik karena tinggal satu setengah bulan lagi dan sesudah itu ada tugas apapun, kita siap, karena sebernya setiap badan kita menempel banyak peran," ujar Anies seperti dikutip dari Merdeka.com.

Kepada jemaat GBI Jelambar Timur, Anies membenarkan akan berakhir masa jabatan sebagai orang nomor satu di DKI Jakarta. Namun, kata dia, yang berakhir memimpin Jakarta itu ialah sosok Aniesnya, bukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Memang benar bulan depan periode kami berakhir, ya periode kami berakhir tapi Pemprov DKI Jakarta tidak berakhir. Jadi yang berakhir itu adalah Anies," ujar dia.

Penulis/Editor: Devi Nurlita

Advertisement

Bagikan Artikel: