Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Soal BBM, PDIP Pro Wong Cilik tapi Pemerintah sedang Kesulitan, Kader Demokrat: Makanya Jangan Bodoh, Dulu Sibuk Nyerang Sekarang Kemakan..

Soal BBM, PDIP Pro Wong Cilik tapi Pemerintah sedang Kesulitan, Kader Demokrat: Makanya Jangan Bodoh, Dulu Sibuk Nyerang Sekarang Kemakan.. Kredit Foto: Istimewa
WE NewsWorthy, Jakarta -

Kader Demokrat Cipta Panca Laksana menyoroti pernyataan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, yang menyebut partainya berpihak kepada rakyat kecil, tetapi pemerintah sedang kesulitan sehingga harus menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Cipta Panca menyebut Hasto kemakan omongannya sendiri. Pasalnya, di saat SBY menjabat PDIP sibuk menyerang menolak kenaikan harga BBM.

Baca Juga: Brigadir J Disebut Sempat Gendong Ibu PC di Magelang, Said Didu: Hal Seperti Ini Apa Kaitannya dengan Komnas HAM?

Hal itu disampaikan Cipta Panca lewat akun Twitter pribadinya, pada Sabtu 3 September 2022.

"Makanya jangan bodoh Hasto. Dulu partainya sibuk nyerang. Sekarang kemakan omongan sendiri. Rasain loe!," ujar Cipta Panca.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) Hasto Kristiyanto meyakini, menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi akan menjadi opsi paling terkahir yang akan dilakukan oleh pemerintah.

Opsi tersebut pun akan diambil setelah dikomunikasikan dengan DPR dan juga partai-partai politik pendukung pemerintah.

"Itu adalah opsi paling terakhir, jika tidak ada jalan lagi. Itu pun masih harus dilakukan dengan konfrontasi dengan DPR dengan partai politik pendukung Pak Jokowi, sehingga masa-masa yang sulit ini akan dihadapi bersama dan kepentingan rakyatlah yang dikedepankan," kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Jumat (2/9/2022).

Ia menegaskan, meski partainya merupakan pendukung pemerintahan, pihaknya mengklaim akan tetap berpihak pada rakyat kecil.

"BBM berulang kali kami lakukan sikap tegas, sikapnya bukan personal mendukung atau tidak, tetapi keberpihakan. Jadi, keberpihakan PDI Perjuangan ini, kan, pada wong cilik, kepada marhaen. Tetapi pada saat yang sama, kita melihat kesulitan-kesulitan yang dihadapi pemerintah," ungkapnya.

Sementara itu, ia juga mendukung kebijakan pemerintah yang pro terhadap rakyat kecil di tengah-tengah wacana kenaikan BBM itu berembus.

"Berikan empowering kepada mereka, memberikan bantalan-bantalan sosial yang membuat mereka bisa melakukan recovering kepada persoalan yang selama dua tahun lebih yang memberatkan rakyat kecil akibat pandemi Covid-19," katanya.

Penulis/Editor: Devi Nurlita

Advertisement

Bagikan Artikel: