Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Komnas HAM Serahkan Laporan Investigasi Kasus Pembunuhan Brigadir J ke Polri: Makin Aneh Aja

Komnas HAM Serahkan Laporan Investigasi Kasus Pembunuhan Brigadir J ke Polri: Makin Aneh Aja Kredit Foto: Antara/Sigid Kurniawan
WE NewsWorthy, Jakarta -

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Muhammad Umar Syadat atau yang akrab dipanggil Gus Umar menyoroti laporan investigasi kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM ).

Gus Umar mengaku tak habis pikir dengan Komnas HAM yang semakin aneh.

Baca Juga: Demokrat Sentil Ketum Projo yang Klaim Rakyat Masih Ingin Jokowi Jadi Capres: Manusia-manusia Takut Kehilangan Job..

Hal itu disampaikan Gus Umar lewat akun Twitter pribadinya, pada Kamis 1 September 2022.

"Makin aneh saja komnas ham ini," ujar Gus Umar.

Diketahui, laporan investigasi pembunuhan Brigadir J dari Komnas HAM diserahkan ke kepolisian Inodnesia. Laporan itu diterima Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto selaku Ketua Tim Khusus.

Kepolisian dan Komnas HAM bertemu di kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2022). Polri ke sana.

Dari hasil laporan Komnas HAM, obstraction of justice menjadi isu utama. Dalam laporan investigasi Komnas HAM ada tiga rekomendasi.

Pertama terhadap kasus itu sendiri kasus pembunuhan extra judicial killing. Kedua, tidak ditemukan adanya penyiksaan terhadap Brigadir J.

Lalu ketiga, Komnas HAM menyimpulkan adanya obstraction of justice atau upaya penghalangan proses hukum.

Namun dengan diberikannya laporan ini, bukan berarti Komnas HAM bergenti memantau kasus tersebut. Komnas HAM masih memiliki tugas lain, yakni melakukan pengawasan dalam proses selanjutnya sampai dengan persidangan.

Penulis/Editor: Devi Nurlita

Advertisement

Bagikan Artikel: