Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Benarkah Alvin Lim Dihukum Berat Terkait Kasus KM 50? Ahli Hukum: Dia Berani...

Benarkah Alvin Lim Dihukum Berat Terkait Kasus KM 50? Ahli Hukum: Dia Berani... Kredit Foto: LQ Indonesia Lawfirm
WE NewsWorthy, Jakarta -

Ahli hukum tata negara Refly Harun menyoroti advokat Alvin Lim yang mendapatkan vonis 4 tahun dan 6 bulan penjara terkait dengan kasus pemalsuan atau penggelapan dokumen.

Refly Harun mempertanyakan kausalitas hukuman Alvin Lim dengan ungkapannya baru-baru ini, yang membahas kasus KM 50 atau penembakan terhadap 6 laskar FPI.

Baca Juga: Gempar! Divonis 4,5 Tahun Penjara, Ahli Hukum Ungkap Keanehan Kasus Alvin Lim

"Dalam konteks pendapat hari ini, saya mengapresiasi Alvin Lim yang berani sebagai seorang non muslim, berani mengatakan bahwa KM 50 itu tidak adil."

"KM 50 harus diangkat, whatever the motif gak penting, yang paling penting yang dikatakannya itu benar, sebagai seorang advokat," ujarnya.

Alvin Lim berani untuk meminta agar penembakan laskar FPI kembali diusut terlepas motifnya, Refly berharap agar hukuman yang diterimanya bukan terkait dengan hal tersebut.

"Dia berani ngomong seperti itu, jadi mudah-mudahan bukan karena dia vokal kemudian dihukum berat, tapi memang hukuman ini proporsional," ungkapnya.

Sebelumnya, terdapat kasus suap yang melibatkan mantan pegawai Kejagung Pinangki Sirna Malasari, namun dia hanya divonis 4 tahun penjara.

"Tapi kita tidak paham proporsional atau tidak, karena kasusnya tidak kita dalami, tapi yang jelas kalau cuma penggunaan surat dan tidak merugikan keuangan negara misalnya."

"Atau tidak menerima suap dan lain sebagainya, masa sampai 4,5 tahun, lebih rendah dibandingkan Pinangki Malasari," pungkasnya yang dikutip dari YouTube Refly Harun, Kamis (1/9).

Penulis/Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Advertisement

Bagikan Artikel: