Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ade Armando Gak Terima Kasus Brigadir J Disamakan dengan Kasus KM 50: Upaya Menyesatkan Masyarakat

Ade Armando Gak Terima Kasus Brigadir J Disamakan dengan Kasus KM 50: Upaya Menyesatkan Masyarakat Kredit Foto: YouTube/Cokro TV
WE NewsWorthy, Jakarta -

Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando menanggapi kasus pembunuhan Brigadir J yang dikaitkan dengan kasus penembakan KM 50 yang menewaskan enam laskar FPI.

Ade Armando menilai kasus pembunuhan Brigadir J yang dikaitkan dengan kasus KM 50 adalah sesuatu yang terorkestrasi.

Baca Juga: Heran! Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J Baru Digelar Kemarin, Tapi Sudah Ada Video Animasinya: Emang Bikin Animasi Bisa Sehari?

Hal itu disampaikan Ade Armando dalam kanl Youtube Cokro TV, dikutip pada Rabu 31 Agustus 2022.\

“Setelah pidatao Rizieq menyebar, muncul ada begitu banyak komentar dengan kata kunci sambo dan KM 50, Pengaitan sambo dengan KM 50 adalah sesuatu yang terorkestrasi,” ujar Ade.

Dia juga mengatakan mengaitkan kasus pembunuhan Brigadir J dengan kasus KM 50 adalah sebuah kejahatan untuk menyesatkan masyarakat.

“Ini adalah upaya menyengaja untuk menyesatkan masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond J Mahesa mengingatkan citra Polri tengah terancam karena kasus pembunuhan Birgadir J yang melibatkan Irjen pol Ferdy Sambo.

Wajah Polri tercoreng karena upaya rekayasa yang dilakukan oleh Sambo ketika peristiwa terjadi masih menjabat sebagai Kadiv Propam Polri. Desmond mengatakan, seakan ada kesan untuk menutup-nutupi kasus per kasus.

"Ada apa kok insitusi terlibat banyak ini, ada kesan geng-gengan, ada kesan kebiasaan untuk tutup kasus per kasus," kata Desmond saat rapat kerja dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/8) dikutip dari Merdeka.com.

Desmond diingatkan kembali kasus KM50. Kata dia, kasus ini juga terkesan banyak yang ditutupi.

"Saya diingatkan kasus KM50, kesannya dikeroyok ditutup. KM50 kan bicara novum," ucap politikus Gerindra ini.

Penulis/Editor: Devi Nurlita

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: