Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Adegan Rekonstruksi Ferdy Sambo Tembak Brigadir J: Sungguh Biadab, Ini Kejahatan Sangat Keji Pantas Dihukum Mati

Adegan Rekonstruksi Ferdy Sambo Tembak Brigadir J: Sungguh Biadab, Ini Kejahatan Sangat Keji Pantas Dihukum Mati Kredit Foto: Suara.com/Yasir
WE NewsWorthy, Jakarta -

Pegiat media sosial Jhon Sitorus menyoroti adegan penembakan yang dilakukan oleh Ferdy Sambo ke Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J pada rekonstruksi kasus tersebut di Rumah dinas Komplek Polri, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa, (30/08/2022).

Jhon Sitorus menilai adegan penembakan Ferdy Sambo membunuh Brigadir J sangat biadab.

Baca Juga: Kuasa Hukum Brigadir J Diusir Saat Rekonstruksi: di Mana Transparansi Itu? Katanya Transaparan..

Hal itu disampaikan Jhon Sitorus lewat akun Twitter pribadinya, pada Selasa 30 Agustus 2022.

"Rekonstruksi adegan PENEMBAKAN, mungkin adegan ini tak 100% seperti aslinya, tapi adegan ini sungguh BIADAB Hati saya PERIH melihat adegan ini, saya tak tahu bagaimana Josua harus melakukan apa saat itu menghadapi 2 PSIKOPAT ini," ujar Jhon Sitorus.

Dia pun menilai Ferdy Sambo sangat pantas mendapat hukuman mati.

"Ini KEJAHATAN yang sangat KEJI, tangan ke atas tandanya Josua MENYERAH dan tak melakukan perlawanan, tangan keatas dalam etika Kepolisian/militer artinya yang menyerah harus DILINDUNGI bukan DIHABISI, tapi meski sudah angkat tangan, Josua tetap DIHABISI. Ini pelanggaran yang SANGAT BERAT...pantas DIHUKUM MATI," pungkasnya.

Diketahui, rekonstruksi pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J berisi 78 adegan. Adegan-adegan tersebut diperagakan oleh para tersangka pembunuhan Brigadir Yosua.

Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Andi Rian Djajadi Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengatakan, 78 adegan itu dilakukan di dua tempat, rumah pribadi dan rumah dinas Ferdy Sambo.

Menurut Andi, reka ulang atau rekonstruksi tersebut merupakan peristiwa di Magelang, Saguling dan Duren Tiga.

Kemudian di rumah Saguling sebanyak 35 adegan meliputi peristiwa pada tanggal 8 Juli 2022 dan setelah pembunuhan Brigadir J. Dan rumah Kompleks Polri Duren Tiga ada sebanyak 27 adegan, tempat terjadinya peristiwa pembunuhan Brigadir Yosua,” jelasnya.

Rekonstruksi hari ini dihadiri kelima orang tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, masing-masing Irjen Polisi Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma’ruf, dan Putri Candrawathi (istri Ferdy Sambo).

Untuk adegan reka ulang di Magelang, dilakukan di rumah pribadi Ferdy Sambo Jalan Saguling, Jakarta Selatan. Semua tersangka mengenakan baju tahanan warna oranye kecuali Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo karena belum ditahan.

Penulis/Editor: Devi Nurlita

Advertisement

Bagikan Artikel: