Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pedas! Perkara Kasus Ferdy Sambo, Sosok Ini Blak-blakan Ungkap: Betapa Busuk Rezim Ini!

Pedas! Perkara Kasus Ferdy Sambo, Sosok Ini Blak-blakan Ungkap: Betapa Busuk Rezim Ini! Kredit Foto: Dok Setkab
WE NewsWorthy, Jakarta -

Pegiat media sosial Helmi Felis menyoroti kasus tewasnya salah satu anggota kepolisian yakni Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat di rezim Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang akan berakhir pada Oktober 2024 mendatang.

Hal tersebut ditanggapi Helmi Felis melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Helmi Felis menyebut bahwa kasus pembunuhan terhadap Brigadir J oleh Kadiv Propam non aktif Irjen Ferdy Sambo seakan memperlihatkan kondisi rezim saat ini.

Baca Juga: Jenderal Bintang 3 Ini Jadi Sosok Penting Bagi Bharada E, Umar Hasibuan: Berani Ungkap Kejadian Sesungguhnya!

Helmi Felis bahkan menyebut bahwa rezim ini terbilang busuk.

"Kasus Sambo gambaran betapa busuk rezim ini...," ujar Helmi Felis melalui akun Twitter pribadi miliknya pada Selasa (23/8).

Sementara itu, persoalan yang dihadapi Tanah Air saat ini tak lepas dari soal utang pemerintah.

Dari portal Bisnis, lembaga riset Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS) memprediksi stok utang pemerintah akan melonjak drastis dan mencapai Rp9.800 triliun.

Hal itu merujuk pada posisi stok utang pemerintah yang di awal pandemi yakni per Maret 2020, telah menembus Rp5.000 triliun. Atas nama stimulus untuk melawan pandemi, per Juni 2021, utang tersebut menembus Rp6.500 triliun.

Baca Juga: Soal NasDem Buka Peluang Usung Anies-Puan di Pilpres 2024, Ferdinand Hutahaean: Waspada Politik Pembusukan!

Direktur IDEAS Yusuf Wibisono menegaskan bahwa usai penademi, justu stok utang pemerintah menjadi hal yang sangat dikhawatirkan.

"Setelah pandemi, kecenderungan ini menjadi sangat mengkhawatirkan," tandas Yusuf Wibisono.

Penulis/Editor: Irania Zulia

Advertisement

Bagikan Artikel: