Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tanggapi Kamaruddin Simanjuntak Soal Hasil Autopsi Ulang Yoshua, Pakar Soroti Tim Forensik: Apakah Memang Terkait...

Tanggapi Kamaruddin Simanjuntak Soal Hasil Autopsi Ulang Yoshua, Pakar Soroti Tim Forensik: Apakah Memang Terkait... Kredit Foto: Suara.com
WE NewsWorthy, Jakarta -

Pakar hukum tata negara Refly Harun menyoroti pengacara keluarga Brigadir Yoshua atau J, Kamaruddin Simanjuntak yang menanggapi hasil autopsi ulang tim forensik.

Pada Senin (22/8/2022), Ketua Tim Persatuan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) Ade Firmansyah menyebutkan tidak ada bekas penganiayaan yang terjadi pada jenazah Yoshua, ini berdasarkan hasil autopsi ulang.

Baca Juga: Kasus Ferdy Sambo Merembet, Kapolda Metro Jaya Jadi Sasaran, KM 50 dan Investasi Bodong Diungkit: Berani Bicara, Karena ini Adalah...

"Memang waktu saya undang Kamaruddin Simanjuntak dia menyatakan ada beberapa hal yang memang perlu dikonfirmasi," ujar Refly yang dikutip dari YouTube Refly Harun, Selasa (23/8).

Sementara itu, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan informasi dari tersangka tentang adanya penganiayaan.

"Seperti misalnya luka-luka yang apakah memang betul itu terkait dengan pantulan peluru, seperti misalnya mata kanan, karena misalnya versi dari katakanlah beberapa pihak," beber Refly.

Beberapa pihak yang pernah datang pada podcast dalam kanal YouTube Refly Harun pernah menyinggung mengenai luka-luka Brigadir J.

"Yang pernah datang ke RH channel juga selain Kamaruddin Simanjuntak tentunya, misalnya dalam konteks kepala belakang itu ditembak kepalanya tembus ke hidung."

"Kemudian kena ke jari sehingga mematahkan jari kalau tidak salah, kemudian matul dan kena ke mata, rekoset apa istilahnya itu ya," tambahnya.

Namun, ini disebut sebagai rekoset atau kondisi ketika proyektil peluru yang ditembakkan memantul karena terkena benda keras.

Penulis/Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Advertisement

Bagikan Artikel: