Mantan Kader Demokrat Skakmat Usulan Pasukan Mas AHY Soal Nonaktifkan Kapolri Karena Bohong: Usul Ngawur!

Mantan Kader Demokrat Skakmat Usulan Pasukan Mas AHY Soal Nonaktifkan Kapolri Karena Bohong: Usul Ngawur! Kredit Foto: Dok. DPR RI

Mantan kader Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyoroti pernyataan Politisi Partai Demokrat Benny K. Harman yang mengusulkan untuk menonaktifkan Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo.

""Usulan apa itu? Bilang sama Benny K Harman jangan ngawur dia sebagai Anggota DPR," ucapnya dikutip dari Twitter pribadinya Selasa (23/8/2022).

Baca Juga: Polri Serahkan Berkas Perkara Sambo Cs ke JPU, Ferdinand Hutahaean Senggol Kasus Roy Suryo: Kapan Diserahkan? Biar Mas KRMT...

Ia juga menyebut agar Benny tidak berbicara seenaknya soal usulan untuk Kapolri.

"Jangan seenaknya bicara begitulah. Polri sebagai lembaga tidak pernah berbohong. Usul Ngawur..!!" tambahnya.

Anggota Komisi III DPR, Benny K Harman mengatakan, kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (J) menyeret banyak nama di Polri. Termasuk Irjen Ferdy Sambo yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Jadi publik dibohongi oleh polisi, maka mestinya Kapolri diberhentikan sementara," ujar politikus Partai Demokrat itu dalam rapat kerja dengan Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Mahfud MD di ruang Komisi III DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (22/8/2022).

Menurut dia, penonaktifan Kapolri harus dilakukan. Hal itu lantaran Mabes Polri telah membohongi publik lewat keterangan yang berbeda. 

Pada awal laporannya, Polri melalui Divisi Humas menyebut bahwa Yosua mati akibat tembak-menembak dengan Bharada E. 

"Sementara diambil alih oleh Menkopolhukam untuk menangani kasus ini, supaya objektif dan transparan," ujar Benny.

Terkait

Terpopuler

NW Discover

Terkini