Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Soroti Kelenturan Kitab Suci, Eko Kuntadhi Beberkan Alasannya: Katanya, Tuhan Hadir Sesuai...

Soroti Kelenturan Kitab Suci, Eko Kuntadhi Beberkan Alasannya: Katanya, Tuhan Hadir Sesuai... Kredit Foto: Tangkapan layar YouTube CokroTV
WE NewsWorthy, Jakarta -

Pegiat media sosial Eko Kuntadhi menyoroti pertanyaan salah satu warganet di Twitter mengenai kelenturan ayat-ayat di kitab suci yang terkesan spekulatif.

Wargenet dengan akun Twitter @SeruniPuspaAlam menyinggung tentang perbedaan pendapat terhadap tafsir ayat-ayat di kitab suci yang telah terjadi selama ratusan tahun.

Baca Juga: Tegas Kepada Elon Musk, Luhut Disinggung Seharusnya Malu: Kelihatan dari Mukanya

"Mengapa kita begitu naif, terus mempertengkarkan perbedaan tafsir atas ayat-ayat suci selama berabad-abad, tanpa berusaha menggugat," ujarnya.

Seharusnya kelenturan kitab suci yang berkesan spekulatif menjadi pertanyaan, sehingga akan menghasilkan jawaban atas semua perdebatan.

"Dan mempertanyakan mengapa Tuhan menurunkan ayat-ayat yang mengandung makna yang begitu lentur dan berkesan spekulatif? mau ngeprank?" bebernya.

Sebelumnya, hal ini diungkapkannya berkaitkan dengan banyak ulama yang melihat kelemahan ulama lain dalam menafsirkan ayat Islam, pandangan lain pun perlu dilihat.

"Saya muslim sedang usaha bantu ulama lihat kelemahan ulama dlm menafsir ayat Islam. Saya baca pendapat orang mana pun, ateis pun, ttg tuhan & sifat+hukum tuhan versi mereka." 

"ITU input berguna buat saya makin paham Tuhan, manusia, aku, agama, budaya," cuit akun Twitter @Budi***.

Sementara itu, Eko Kuntadhi menjelaskan bahwa kemungkinan salah satu alasan kitab suci menjadi lentur yaitu karena Tuhan hadir sesuai dengan prasangka hambanya.

"Katanya, Tuhan hadir sesuai dengan persangkaan hambanya. Mungkin juga itu menjadi alasan kelenturan kitab suci," pungkasnya yang dikutip dari Twitter, Senin (22/8).

Penulis/Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: