Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Polri Serahkan Berkas Perkara Sambo Cs ke JPU, Ferdinand Hutahaean Senggol Kasus Roy Suryo: Kapan Diserahkan? Biar Mas KRMT...

Polri Serahkan Berkas Perkara Sambo Cs ke JPU, Ferdinand Hutahaean Senggol Kasus Roy Suryo: Kapan Diserahkan? Biar Mas KRMT... Kredit Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
WE NewsWorthy, Jakarta -

Mantan Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyoroti soal berkas peemriksaan empat orang tersangka terkait kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J sudah diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Hal itu ditanggapi Ferdinand Hutahaean melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Ferdinand Hutahaean mengucapkan rasa terima kasih pada pihak kepolisian atas kinerjanya.

Baca Juga: Bagikan Momen Wajah Sumringah Bersama Erick Thohir, Said Didu: Politik Seperlunya, Selebihnya...

Ferdinand Hutahaean mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah menyerahkan berkas itu guna ditelaah lebih lanjut.

"Terimakasih Polri yg sdh menyerahkan Berkas Perkara F Sambo dkk ke Jaksa Penuntut Umum utk diteliti," ungkap Ferdinand Hutahaean melalui akun Twitter pribadi miliknya, Senin (22/8).

Lanjut, Ferdinand Hutahaean kerap menyinggung soal kasus mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo yakni foto editan patung Buddha mirip wajah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Ijin bertanya, Berkas Perkara KRMT ROY SURYO yg mudah diungkap itu kapan diserahkan ke JPU? Biar Mas KRMT dan Pelapor dpt keadilan," tandasnya.

Sementara itu, terkait kasus Roy Suryo, pihak kepolisian telah menetapkannya sebagai tersangka berdasarkan hasil penyelidikan dua laporan.

Adapun laporan yang diajukan Kurniawan Santoso pada 20 Juni 2022 dan laporan ke Bareskrim Polri oleh Kevin Wu pada hari yang sama.

Roy Suryo pun ditetapkan sebagai tersangka pada 22 Juli 2022 dan dijerat Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). 

Penyidik juga menjeratnya dengan Pasal 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penodaan Agama dan Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946.

Baca Juga: 'Ojo Dibandingke' Bikin Kemenkumham Bergoyang, Umar Hasibuan Kritik Pedas: Inget Rakyat Susah Pak!

Kemudian, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan akhirnya menahan Roy Suryo pada Jumat (5/8) hingga 20 hari ke depan. Alasan penahanan ini karena dikhawatirkan tersangka akan menghilangkan barang bukti dan beberapa pertimbangan lainnya. 

"Mulai malam hari ini (dilakukan penahanan) terhadap tersangka Roy Suryo, laki-laki usia 52 tahun," tegas Zulpan.

Penulis/Editor: Irania Zulia

Advertisement

Bagikan Artikel: