Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Diduga Ada Politik Saling Sandera, Penanganan Kasus Pembunuhan Brigadir J Tersendat, Jokowi Diminta Turun Tangan

Diduga Ada Politik Saling Sandera, Penanganan Kasus Pembunuhan Brigadir J Tersendat, Jokowi Diminta Turun Tangan Kredit Foto: Dok. BPMI Setpres
WE NewsWorthy, Jakarta -

Pakar hukum tata negara, Refly Harun mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) perlu turun tangan dalam upaya penyelesaian kasus pembunuhan Brigadir J. Hal ini ia utarakan mengingat adanya dugaan tarik-menarik kepentingan di internal Polri.

Dugaan itu sebelumnya disampaikan oleh pengacara Keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.

“Jadi kalau misalnya ada kisruh di Mabes Polri yang tidak bisa diatasi oleh Kapolri dan kemudian ada politik saling sandera misalnya, ya terpaksa Jokowi harus turun tangan. Karena Jokowi yang punya power,” kata Refly melalui kanal YouTube pribadinya, Senin (15/8/2022).

Menurut Refly, politik saling sandera melibatkan banyak pihak di internal Polri. Ia pun menjelaskan mengenai politik sandera.

“Politik saling sandera ini ditengarai banyak pihak ya. Kenapa begitu? ya sederhana, permasalahan di Mabes Polri itu menyangkut integritas tentunya, menyangkut praktek-praktek ilegal, menyangkut banyak hal,” jelasnya.

“Kalau sudah saling sandera di kepolisian dan stuck masing-masing, maka tidak ada lain Presiden Republik Indonesia harus turun tangan,” imbuhnya.

Penulis/Editor: Khoirur Rozi

Advertisement

Bagikan Artikel: