Terseret Kasus Yoshua, Pencopotan Irjen Fadil Imran Digaungkan Karena Dua Hal ini, Ahli: Logikanya Melompat

Terseret Kasus Yoshua, Pencopotan Irjen Fadil Imran Digaungkan Karena Dua Hal ini, Ahli: Logikanya Melompat Kredit Foto: Antara/Galih Pradipta

Ahli hukum tata negara Refly Harun menyoroti desakan Barisan Relawan Nusantara (Baranusa) Jokowi terhadap pencopotan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.

Sekjen Baranusa Roy Firdaus meminta agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menonaktifkan Fadil Imran agar pengusutan kasus Brigadir Yoshua atau J bisa transparan.

Baca Juga: Kasus Ferdy Sambo Menyeret 12 Anak Buah Kapolres Jaksel, Posisi Fadil Imran Disorot: Artinya?

Refly Harun menyebut bahwa pencopotan yang diminta Baranusa terhadap Fadil Imran karena dua hal, yaitu pelukannya dengan Ferdy Sambo serta TKP pembunuhan di Kompleks Polri Duren Tiga, Jaksel.

"Karena mereka melihat ada dua hal kalau disini, pertama yang gesture pelukan itu, yang kedua ini kan terjadi di wilayah hukumnya."

"Jadi barangkali kok logikanya melompat, dari Irjen Sambo kemudian Hendra Kurniawan melompat ke Kapolres Jakarta Selatan," ucapnya yang dikutip dari YouTube Refly Harun, Minggu (14/8).

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

NW Discover

Terkini