Bharada E Dipaksa Nembak Oleh Sambo, Mahfud MD Singgung Kemungkinan Tidak Dihukum: Ada yang Begitu

Bharada E Dipaksa Nembak Oleh Sambo, Mahfud MD Singgung Kemungkinan Tidak Dihukum: Ada yang Begitu Kredit Foto: Antara/Reno Esnir

Menko Polhukam, Mahfud MD, membahas soal hukuman anggota kepolisian yang terlibat dalam tindakan pidana.

Bharada E atau Bharada Richard Eliezer, tersangka kasus tewasnya Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat.

Baca Juga: Mahfud MD Buka Suara Motif Sambo Bunuh Yoshua Hanya Boleh Didengar Orang Dewasa: Itu Mengerikan Campur Menjijikan

Bharada E mengakui bahwa ia terpaksa menembak rekan kerjanya itu karena dipaksa oleh atasannya yaitu mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

Terkait hukuman yang akan diterima Bharada E, Mahfud mengatakan hal itu diserahkan pada putusan pengadilan tetapi kemungkinan ada pertimbangan-pertimbangannya.

Sebagaimana pengakuan Bharada E bahwa dirinya diperintah oleh atasannya, hal itu bisa menjadi pertimbangan bahwa aksi menembak dilakukan karena perintah jabatan.

“Nanti diperiksa ‘saya nggak bisa ngelak’ gitu, ‘kalau saya ngelak saya bahaya’ atau ‘saya bisa dicopot’ dan sebagainya. Itu akan menjadi pertimbangan untuk kalau tidak membebaskan ya menghukum ringan,” ujar Mahfud di kanal YouTube Deddy Corbuzier yang tayang pada Jumat (12/8).

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

NW Discover

Terkini