Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Media Asing Turut Sebarkan Berita Ferdy Sambo, Umar Hasibuan: Bisa Berefek ke G20 Loh Pakde!

Media Asing Turut Sebarkan Berita Ferdy Sambo, Umar Hasibuan:  Bisa Berefek ke G20 Loh Pakde! Kredit Foto: Instagram
WE NewsWorthy, Jakarta -

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Umar Hasibuan menyoroti sejumlah media asing yang turut menyebarkan kembali informasi terkait kasus penembakan Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J usai Kapolri menetapkan Ferdy Sambo sebagai tersangka.

Hal tersebut ditanggapi Umar Hasibuan melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Umar Hasibuan menyebutkan bahwa penyebaran informasi oleh beberapa media asing itu tentunya bakal berdampak pada citra Indonesia.

Baca Juga: KPK Tangkap Bupati Pemalang Soal Dugaan Suap, Umar Hasibuan Beri Sindiran: Beraninya Cuma Sama Kepala Daerah!

Umar Hasibuan menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) sekaligus menyebutkan bahwa dampak itu bisa terjadi pada G20. 

"Kasus ini bisa berefek ke G20 loh pakde," ujar Umar Hasibuan melalui akun Twitter pribadi miliknya, Jumat (12/8).

Sementara itu, adapun beberapa media yang turut menyoroti kasus Ferdy Sambo antara lain yakni:

1. Media Singapura Channel News Asia (CNA) dengan judul "Indonesian Police General Charged with Premeditated Murder of Bodyguard".

Dalam pemberitaan itu diterangkan bahwa Ferdy Sambo dan tiga bawahannya didakwa menjadi tersangka atas kasus pembunuhan berencana.

2. Media Australia Sydney Morning Herald "General Charged with Murder in New Twist to Case of Bodyguard".

Dalam pemberitaan tersebut, dijelaskan bahwa Ferdy Sambo telah didakwa dengan pembunuhan berencana dan terancam hukuman mati.

Baca Juga: Bharada E Bisa Saja Tolak Perintah untuk Tembak Brigadir J, Pakar Hukum Pidana Beberkan Ferdy Sambo Punya Pola Ini!

3. Media The Asian Affairs dengan pemberitaan berjudul "Indonesian General Accused of Murdering Bodyguard".

Dalam pemberitaan itu diterangkan bahwa bahwa Kepolisian Indonesia telah menetapkan jenderal bintang dua Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan berencana dengan ancaman pidana hukuman mati.

Penulis/Editor: Irania Zulia

Advertisement

Bagikan Artikel: