Begini Analisis Kriminolog UI Soal Motif Ferdy Sambo Habisi Nyawa Brigadir J: Paling Mendekati karena Asmara..

Begini Analisis Kriminolog UI Soal Motif Ferdy Sambo Habisi Nyawa Brigadir J: Paling Mendekati karena Asmara.. Kredit Foto: Dok Instagram Kadiv Propam Polri/JPNN

Guru Besar Kriminolog UI Adrianus Meliala menilai ada tiga motif Brigadir J atau Joshua Hutabarat dibunuh atasannya Irjen Ferdy Sambo.

Adrianus mengatakan motif tersebut di antaranya karena dendam, harta dan asmara. Namun, menurut dia, yang paling mendekati adalah karena cinta.

Baca Juga: Komnas HAM Kalah Cepat Ungkap Kasus Brigadir J, Natalius Pigai: Rakyat Sudah Terlanjur Percaya Polisi..

Pasalnya, Adrianus mengatakan motif harta sangat tidak masuk dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Sementara motif dendam, sangat kecil kemungkinannya.

"Dari kasus FS (Ferdi Sambo) ini kelihatannya dari segi harga tidak, kemudian dendam ada kemungkinan namun yang paling mendekati adalah cinta," ujar Andrianus seperti dikutip dari Channel YouTube salah satu TV Swasta.

Andrianus mengatakan motif cinta terbagi menjadi dua faktor. Faktor pertama, kata dia, cinta dengan kekerasan seksual yang membuat pelaku tidak berpikir panjang akan dampak yang diperbuatnya. 

"Selanjutnya cinta platonis atau cinta yang tumbuh di antara lelaki dan perempuan," jelas dia.

Sebelumnya, Mantan Kadiv Propam Mabes Polri, Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J.

Penetapan tersangka Irjen Ferdy Sambo disampaikan langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), Selasa , 9 Agustus 2022.

Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka karena perannya menyuruh menembak Brigadir Joshua. Ferdy Sambo juga menyuruh tersangka Bharada Richard Eliezer menembak Brigadir J.

Ferdy juga menskenariokan seolah terjadi tembak menembak dengan menembakkan senjata Brigadir Joshua ke tembok berkali-kali.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

NW Discover

Terkini