Bharada E Mau Jadi Justice Collaborator, Komnas HAM Bakal Kawal: Sangat-sangat Membantu Penyidik..

Bharada E Mau Jadi Justice Collaborator, Komnas HAM Bakal Kawal: Sangat-sangat Membantu Penyidik.. Kredit Foto: Antara/Reno Esnir

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mendorong kesediaan Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang menjadi justice collaborator dalam kasus kematian Brigadir J.

Ahmad Taufan menegaskan pihaknya akan terus mengawal kasus Brigadir J.

Baca Juga: Mulai Ada Titik Terang, Pengacara Bharada E Blak-blakan Bongkar Kebohongannya: Tidak Ada Adu Tembak, Dia Dipaksa Ikuti Skenario Atasannya..

"Kalau pun dia (Bharada E) mengaku begitu (menembak Brigadir J), oke, tapi pertanyaannya apakah dia sendirian? Kalau misalnya ada yang lain tapi dia menanggung sendiri risiko dari tindak pidana, itu kan bertentangan dari konsep fair trial, jadi itu yang kami kawal," ujar Taufan seperti dikutip dari Channel YouTube salah satu TV Swasta.

Menurut Taufan, jika Bharada E bersedia menjadi seorang justice collaborator, penyidik akan sangat terbantu untuk mengungkap kasus Brigadir J.

"Sangat-sangat (membantu -red), bukan hanya Komnas HAM, terutama bagi penyidik," jelas Taufan.

"Meskipun dia tersangka, biasanya tersangka nggak bisa lagi di bawah perlindungan LPSK, tapi kalau dia justice collaborator maka bisa," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, pada Sabtu kemarin, Ferdy Sambo ditangkap dan ditempatkan di Mako Brimob hingga 30 Hari kedepan. Hal itu terkait pemeriksaan dugaan pelanggaran etik yang diduga dilakukan Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo diduga melakukan pelanggaran prosedur dalam penanganan kasus tewasnya Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Dia disebut tidak profesional dalam hal pengambilan CCTV.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

NW Discover

Terkini