Bongkar! Dua Orang Ini yang Mesti Dikorek dan Jadi Saksi Kunci Tewasnya Brigadir J, Refly Harun: Termasuk Alat Komunikasi yang Dia Punya!

Bongkar! Dua Orang Ini yang Mesti Dikorek dan Jadi Saksi Kunci Tewasnya Brigadir J, Refly Harun: Termasuk Alat Komunikasi yang Dia Punya! Kredit Foto: Antara/Wahdi Septiawan

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menyoroti dua saksi kunci yang belum muncul ke permukaan publik terkait peristiwa polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir Yoshua atau Brigadir J.

Hal tersebut ditanggapi Refly Harun melalui akun YouTube pribadi miliknya. Dalam videonya, Refly Harun menyinggung soal Bharada E yang sudah diperiksa soal baku tembaknya dengan Brigadir J.

Baca Juga: Ada yang Kecewa Jika Buntut Polisi Tembak Polisi Hanya Soal Perselingkuhan, Refly Harun: Jangan Gitu, Hak Keadilan Tetap Harus Dibela!

Refly Harun menerangkan bahwa ada dua saksi kunci yang seharusnya diperika. Dua saksi kunci itu Irjen Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi.

"Sebenarnya kan kuncinya bukan di mereka-mereka yang diperiksa ini, kuncinya di tiga orang. Bharada E sudah diperiksa, Putri dan Ferdy Sambo," ujar Refly Harun melalui akun Twitter pribadi miliknya, dikutip Rabu (3/8).

Lanjut, Refly Harun menyayangkan bahwa dua saksi kunci tersebut belum juga diperiksa oleh pihak kepolisian.

"Tetapi sayangnya dua nama terakhir tidak diperiksa. Termasuk juga alat-alat komunikasi yang mereka punyai. Jadi alat komunikasi yang signifikan itu adalah alat komunikasi Brigadir J, alat komunikasi Ferdy Sambo dan alat komunikasi Putri," ungkapnya.

Sementara itu, alat komunikasi Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang disinggung Refly Harun, setidaknya bisa menjadi petunjuk terkait kronologi dalam kasus tersebut.

"Sebagai contoh misalnya ya pukul 17 berlarian karena mendengar telepon, mendapatkan telepon dari Putri. Nah kan gampang tinggal dicek dicocokkan apakah iya misalnya begitu," ujar Refly Harun.

Baca Juga: Kejanggalan dari Keterangan CCTV Komnas HAM, Refly Harun: Belum Bisa Menjawab Apakah Brigadir J Mati Baku Tembak Atau...

Meskipun begitu, Refly Harun juga mempredisikan mungkin pemeriksaan terhadap alat komunikasi dua saksi kunci tersebut sudah dilakukan walau tidak diketahui publik.

"Mungkin itu sudah dilakukan di backdoor, tapi masalahnya masyarakat tidak mendapatkan apa-apa so far. Jadi masyarakat disuruh menunggu apa yang harus ditelan informasinya karena kasusnya sudah dekat dan katanya kerangkanya sudah makin jelas," pungkas Refly Harun.

Terkait

Terpopuler

NW Discover

Terkini