Sakti! Bharada E Pangkat Paling Rendah Dikawal Penuh Bintara dan Kolonel, Eks Kabareskrim: Saya Bintang 3 Paling Dikawal Sersan..

Sakti! Bharada E Pangkat Paling Rendah Dikawal Penuh Bintara dan Kolonel, Eks Kabareskrim: Saya Bintang 3 Paling Dikawal Sersan.. Kredit Foto: Antara/ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww.

Mantan Kabareskrim Susno Duadji menyoroti pengawalan Bharada E sosok polisi yang terlibat baku tembak dengan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J saat diperiksa di Komnas HAM.

Susno Duadji menilai Bharada E adalah orang yang sakti sebab jabatannya paling rendah namun dikawal penuh oleh Bintara bahkan Kolonel. 

Baca Juga: Heran, Pelaku yang Tewaskan Brigadir J Belum Terungkap, Mantan Kabareskrim: Kasus Ini Sebenarnya Sederhana..

Sebagai seorang jenderal tiga, Susno membandingkan saat dirinya dulu hanya dikawal oleh sersan.

"Saya pensiunan bintang tiga. Saat bintang tiga, saya tidak sakti. Saya paling dikawal oleh sersan-sersan lah. Kalo pun dikawal, kadang tidak dikawal," ujar Susno seperti dikutip dari Channel YouTube salah satu TV Swasta.

"Bharada itu pangkat paling bawah pak, kemarin saat mendatangi Komnas HAM dikawal bintara bahkan ada yang kolonel. bayangkan betapa hebat dan saktinya Bharada E," imbuhnya.

Tak hanya itu, menurut dia yang lebih sakti saat Bharada E tidak kena tembakan sama sekali, namun tembakannya ke Brigadir J tepat sasaran.

"Yang saktinya lagi saat terjadi adu tembak, Bharada E nembak lima peluru kena, kemudian dia ditembak tujuh peluru engga ada yang kena," pungkasnya.

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menyampaikan bahwa pihaknya telah memeriksa Bharada E terkait insiden baku tembak yang menewaskan Brigadir J di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Beka mengatakan saat Bharada E diperiksa, dia mengaku terlibat dalam insiden baku tembak dengan Brigadir J.

Bharada E menjelaskan bahwa Brigadir J yang melayangkan tembakan terlebih dahulu.

“Karena situasinya cepat, ini soal reflek. Ini kejadian cepat, (Bharada E) hanya berpikir bagaimana merespons yang dilakukan Brigadir Yoshua dan lain sebagainya,” ujar Beka seperti dikutip dari Channel YouTube salah satu TV Swasta.

Lebih lanjut, Beka mengatakan pihaknya masih akan menganalisa pengakuan ajudan lain untuk mengusut lebih dalam kasus tersebut.

Terkait

Terpopuler

NW Discover

Terkini