Tanpa Basa-basi, Said Didu Tolak Ajakan Gabung ke Partai Demokrat, Pilih Jadi Manusia Merdeka

Tanpa Basa-basi, Said Didu Tolak Ajakan Gabung ke Partai Demokrat, Pilih Jadi Manusia Merdeka Kredit Foto: Instagarm/Said Didu

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu menolak ajakan bergabung dengan Partai Demokrat. Ajakan ini disampaikan salah satu kader Demokrat bernama Iwan Tarigan.

Menurut Iwan, Said Didu tidak bisa berjuang sendirian dalam menyuarakan kritik terhadap pemerintah. Menurutnya, jika Said Didu bergabung dengan Demokrat, maka akan lebih kuat.

Ia bahkan mendukung Said Didu untuk menjadi kepala daerah, anggota DPR, atau bahkan menteri.

"Puang @msaid_didu ayo berjuang bersama di Partai Demokrat. Berjuang enggak bisa sendirian, kalau ramai-ramai lebih kuat, jalan idialisme juga terbuka lebar, silakan puang jadi Gubernur Sulawesi atau anggota DPR-RI kembali atau bahkan nanti jadi menteri," ucap Iwan di akun Twitternya, Senin (1/8/2022).

Menanggapi hal itu, Said Didu tanpa basa-basi langsung menolak ajakan bergabung dengan Partai Demokrat. Ia menegaskan akan tetap berjuang di luar partai politik.

"Saya berjuang di luar partai politik saja," ungkap Said Didu.

Untuk diketahui, Said Didu memang kerap menyampaikan kritiknya terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Kritik ini biasanya ia sampaikan lewat cuitan-cuitan di Twitter.

Misalnya, ketika Said Didu sangat vokal terhadap masalah mafia minyak goreng yang amat kompleks. Said Didu kerap menyuarakan penderitaan petani sawit yang dirugikan akibat kebijakan pemerintah.

Said Didu blak-blakan mengungkap analisisnya mengenai alasan mafia minyak goreng sulit untuk ditangkap. Dalam akun Twitternya @msaid_didu, ia menerangkan pendapatnya terkait dengan hal tersebut.

Menurut Said Didu, mafia adalah sekelompok orang yang bergerak secara rahasia untuk melakukan kejahatan. Berdasarkan definisi tersebut, maka jelas terlihat bahwa mereka adalah penjahat yang sudah melanggar hukum.

Lalu, jika memang demikian, mengapa kejahatan dari mafia migor ini sulit untuk bisa diungkap? Said Didu kemudian menjelaskan hasil analisanya terkait dengan hal tersebut.

Ia mulai menjelaskan analisanya, dibuka dengan beberapa pertanyaan yang akan ia kupas pada utas selanjutnya.

"Pertanyaan selanjutnya adalah apakah ada mafia migor sebagaimana dimaksud pada pengertian butir 2? Ataukah yang ada adalah pengusaha yang memanfaatkan celah aturan yang ada untuk mendapatkan keuntungan, tapi sebenarnya mereka tidak melakukan kejahatan atau pelanggaran hukum,” kata Said Didu.

Terkait

Terpopuler

NW Discover

Terkini