Heran! Istri Ferdy Sambo Minta Perlindungan, Politikus PDIP: Si Ibu Ini Takut Sama Siapa? Arwahnya Joshua? Sebaiknya Bicara Jujur Jangan..

Heran! Istri Ferdy Sambo Minta Perlindungan, Politikus PDIP: Si Ibu Ini Takut Sama Siapa? Arwahnya Joshua? Sebaiknya Bicara Jujur Jangan.. Kredit Foto: JPNN

Pegiat media sosial sekaligus politisi PDIP, Dewi Tanjung mempertanyakan istri Ferdy Sambo yang meminta perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Hal itu disampaikan Dewi Tanjung dalam kanal Youtube pribadinya, dikutip pada Senin 1 Agustus 2022.

Baca Juga: Gus Umar Sebut Haters Anies Pingsan, Eh Diceletukin: Kadrun Halu Banget.. Seharusnya Kalian yang Malu!

"Nyai mau bertanya nih sama Yth Ibu Putri ya. Anda minta perlindungan ke LPSK, pertanyaan Nyai, Anda itu minta perlindungan dari apa? Toh tersangkanya saudara J sudah mati, ditembak, dibunuh," ujar Dewi Tanjung.

Dia mempertanyakan apakah istri Ferdy Sambo takut dengan arwah Brigadir J.

"Jadi apa, minta perlindungan sama siapa, takut sama siapa. Takut sama rohnya Joshua? Si Ibu ini takut sama siapa? Kalau takut sama arwah Joshua, bukan minta perlindungan pada LPSK," ujarnya.

Lebih lanjut, Dewi Tanjung menyarankan istri Ferdy Sambo agar meminta perlindungan ke dukun daripada ke LPSK.

"Minta perlindungan ke kyai atau ke dukun, yang berurusan sama roh-roh, gitu ya. LPSK itu bisa apa menghadapi arwah Joshua," ujar dia.

"Sebaiknya kalau Anda takut, ya sudah bicara jujur saja, apa yang mesti ditutup-tutupi. Ya mungkin namanya juga jaga nama baik suami, mungkin ada yang harus dia dikorbankan, yaitu kebenaran," pungkasnya.

Sebelumnya, Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menyampaikan bahwa pihaknya telah memeriksa Bharada E terkait insiden baku tembak yang menewaskan Brigadir J di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Beka mengatakan saat Bharada E diperiksa, dia mengaku terlibat dalam insiden baku tembak dengan Brigadir J.

Bharada E menjelaskan bahwa Brigadir J yang melayangkan tembakan terlebih dahulu.

“Karena situasinya cepat, ini soal reflek. Ini kejadian cepat, (Bharada E) hanya berpikir bagaimana merespons yang dilakukan Brigadir Yoshua dan lain sebagainya,” ujar Beka seperti dikutip dari Channel YouTube salah satu TV Swasta.

Lebih lanjut, Beka mengatakan pihaknya masih akan menganalisa pengakuan ajudan lain untuk mengusut lebih dalam kasus tersebut.

“Kami harus mengonfirmasi pengakuan ajudan lain. Masih kami analisa,” pungkasnya.

Terkait

Terpopuler

NW Discover

Terkini