Gak Nyangka! Soal Si Penembak Brigadir J Adalah Bharada E, Ali Syarief Korek-Korek: Jadi Tau Sekarang Siapa yang Layak...

Gak Nyangka! Soal Si Penembak Brigadir J Adalah Bharada E, Ali Syarief Korek-Korek: Jadi Tau Sekarang Siapa yang Layak... Kredit Foto: Antara/Wahdi Septiawan

Akademisi Cross Culture Ali Syarief menyoroti soal peristiwa polisi tembak polisi yang melibatkan nama Bharada E serta menewaskan salah satu anggota kepolisian Brigadir Yoshua alias Brigadir J.

Hal tersebut ditanggapi Ali Syarief melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Ali Syarief menyenggol soal pernyataan dari pihak kepolisian.

Baca Juga: Giliran Bakal Dipolisikan Nyali Ruhut Sitompul Ciut dan Minta Maaf, Gak Kebayang Jika Anies Baswedan Jadi Presiden 2024: Kalau Gak Stroke...

Ali Syarief menganggap bahwa pihak kepolisian goyah percaya dirinya soal dugaan Bharada E yang menembak Brigadir J.

"Sepertinya Polisi tdk percaya pada dugaannya sendiri, bahwa si penembak Brigadir J itu, adalah Bharada E," ucap Ali Syarief melalui akun Twitter pribadi miliknya, dikutip Senin (1/8).

Kemudian, Ali Syarief juga menegaskan bahwa ada yang terkuak soal siapa yang layak menjadi terduga.

"Jd kami tahu sekarang, siapa kemudian yg layak menjadi terduga yg sesungguhnya. The real actor!," pungkas Ali Syarief.

Sementara itu, Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabarsekrim) Polri Komjen Pol (Purn) Susno Duadji turut buka suara soal peristiwa baku tembak duan polisi di rumah pada Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo, Jumat (8/7).

Hal itu diungkapkan diungkapkan Susno Duadji melalui akun YouTube Hersubeno Point. Dalam video tersebut, Susno Duadji blak-blakan soal kejanggalan yang ada dalam peristiwa tersebut.

Susno Duadji membeberkan bahawa peristiwa baku tembak tersebut sebenarnya kasus yang gampang dengan beberapa rangkaian yang bisa ditelisik.

"Kasus mudah, tersangkanya ada, yang mengaku menembak ada, katanya tembak menembak berarti peristiwanya ada, yang meninggal juga ada sebagai korban, di badan korban ada luka tembak dan luka tambahan, saksinya ada, barang bukti seperti senjata, proyektil, darah, anak peluru yang terkena tembok, dan handphone," tutur Susno Duadji dalam video di akun YouTube Hersubeno Point dikutip pada Senin (1/8).

Kemudian, Susno Duadji menekankan bahwa dalam peristiwa tersebut hanya ada kaitannya dengan Brigadir J dan Bharada E. Menurut Susno Duadji, Bharada E tetap dianggap sebagai tersangka dan bisa dipertanggung jawabkan secara hukum.

Baca Juga: Beragama Kristen Tapi Ikut Campur Soal Pernikahan dalam Agama Islam, Ruhut Sitompul Langsung Mati Kutu Diskakmat: Seharusnya Gak Bisa Komen!

"Walaupun katanya tembak-menembak ya tetap dia tersangka, tentang itu betul atau tidak, dapat dipertanggung jawabkan secara hukum,keilmuan dan akuntabel di pengadilan, itu hakim yang menentukan," ujar Susno Duadji.

Tak hanya itu, Susno Duadji bahkan menyebutkan bahwa Bharada E sangat lihai dan bahkan dianggap sakti lantaran berhasil menembak Brigadir J dengan 5 tembakan yang tepat sasaran.

"Bayangkan, apa enggak sakti. Bharada E menembakkan 5 peluru semua kena. Dia ditembak Brigadir Yoshua 7 peluru enggak ada kena. Itu sakti betul," imbuh Susno Duadji.

Terkait

Terpopuler

NW Discover

Terkini