Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Giliran Bakal Dipolisikan Nyali Ruhut Sitompul Ciut dan Minta Maaf, Gak Kebayang Jika Anies Baswedan Jadi Presiden 2024: Kalau Gak Stroke...

Giliran Bakal Dipolisikan Nyali Ruhut Sitompul Ciut dan Minta Maaf, Gak Kebayang Jika Anies Baswedan Jadi Presiden 2024: Kalau Gak Stroke... Kredit Foto: Instagram/ruhutp.sitompul
WE NewsWorthy, Jakarta -

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Umar Hasibuan menyoroti pernyataan dari Ruhut Sitompul soal ijab kabul pada cara pernikahan putri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memakai bahasa arab.

Hal itu ditanggapi Umar Hasibuan melalui akun Twitter pribadinya. Dalam cuitan Umar Hasibuan itu, ia mengatakan bahwa Ruhut Sitompul sangat gemar dalam terlibat terkait agama Islam.

Baca Juga: Nyelekit Banget.. Ruhut Sitompul Makin Beringas Senggol Anies Baswedan, Langsung Ada yang Celetuk: Setan Kapir Lagi Ngomong!

Umar Hasibuan juga menyebutkan bahwa Ruhut Sitompul bahkan memberikan nyinyiran pada prosesi ijab kabulnya putri Anies Baswedan.

"Si ruhut sitompul ini suka banget campuri agama Islam. Akad nikah bhs arab dia nyinyirin," ucap Umar Hasibuan melalui akun Twitter pribadi miliknya, dikutip Senin (1/8).

Lanjut, Umar Hasibuan juga menekankan bahwa Ruhut Sitompul tidak belajar dari kasusnya Ferdinand Hutahaean.

Serta, Umar Hasibuan pun menyindir Ruhut Sitompul yang pernah dikecam bakal dipolisikan lantaran dianggap menghina Anies Baswedan saat memakai baju ciri khas Papua. Namun berakhir dengan minta maaf.

"Nanti dilaporin hina agama dia minta maaf dan minta spy gak dilapor polisi. Gak beljar dia dr kasus ferdinan," imbuh Umar Hasibuan.

Cuitan dari Umar Hasibuan juga dikomentari oleh salah satu warganet.

"Gak kebayang kalo Anies jd RI -1, bgmn sikapnya....itupun kl beliau gak stroke," ucapnya.

Sebelumnya, Ruhut Sitompul menyindir pernikahan putri Anies Baswedan yang menggunakan bahasa arab saat prosesi ijab kabul. Padahal, menurut Ruhut Sitompul, Anies Baswedan kerap mengaku-ngaku sebagai orang asli Jogyakarta.

Penulis/Editor: Irania Zulia

Advertisement

Bagikan Artikel: