Jleb! Jakarta Jadi Wilayah Tertinggi Putus Sekolah, Anies Baswedan Kena Maki-Maki: Gubernurku, Terbukti Kerjamu Cuma Kosmetik!

Jleb! Jakarta Jadi Wilayah Tertinggi Putus Sekolah, Anies Baswedan Kena Maki-Maki: Gubernurku, Terbukti Kerjamu Cuma Kosmetik! Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Wakil Ketua Umum DPP Teman Ganjar, Dedek Prayudi menyoroti kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang kerap dianggap gagal dalam pemasalahan pendidikan di Jakarta.

Hal itu ditanggapi Dedek Prayudi melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Dedek Prayudi mengatakan bahwa soal permasalahan pendidikan di Jakarta yang menjadi wilayah dengan angka tertinggi putus sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD).

Baca Juga: Said Didu Sebut Mahfud MD Adalah Profesor yang Tidak Sesuai dengan Etika Ilmuwan, Eh Langsung Diskakmat: Kaca Itu untuk Bercermin!

Dedek Prayudi menyebut bahwa seharusnya angka tersebut bisa ditekan dengan anggaran yang tinggi dan justru murid SD yang tidak lebih dari 700 ribu.

"Dgn jumlah siswa SD cuma ±664ribu pd 2020 (Kemendikbud, 2022) & dgn anggaran fantastis hampir Rp80Triliun di tahun yg sama," ucap Dedek Prayudi melalui akun Twitter pribadi miliknya, dikutip Sabtu (30/7).

Kemudian, Dedek Prayudi juga mengherankan lantaran dengan anggaran yang hampir mencapai Rp80 triliun justru angka putus sekolah sangat tinggi.

"Ternyata DKI adalah Provinsi dgn angka putus sekolah siswa SD tertinggi di Indonesia," ujar mantan Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu.

Selain itu, Dedek Prayudi juga mengungkapkan bahwa kinerja Anies Baswedan hanya sekadar polesan semata.

"Gubernurku @aniesbaswedan, sekali lagi terbukti kerjamu cuma kosmetik," imbuh Dedek Prayudi.

Sementara itu dari gambar yang diunggah Dedek Prayudi yang berdasarkan data dari Kemendikbud, DKI Jakarta memiliki angka putus sekolah murid SD terbanyak di Indonesia, yakni mencapai 0,69 persen.

Kemudian, daerah yang menempati posisi setelah Jakarta yakni Kalimantan Utara menempati urutan kedua dengan angka putus sekolah murid SD sebanyak 0,42 persen.

Lanjut, disusul Gorontalo dan Papua Barat dengan angka putus sekolah masing-masing 0,31 persen dan 0,30 persen.

Baca Juga: Sungguh Ironis! Angka Putus Sekolah di Jakarta Paling Tinggi, Guntur Romli Senggol Anies Baswedan: Jakarta Punya Gubernur Pecatan Mendikbud

Sebagai informasi, angka putus sekolah di kalangan murid Sekolah Dasar (SD) secara nasional berada di level 0,18 persen pada tahun ajaran 2020/2021.

Angka tersebut diperoleh dari jumlah murid yang putus sekolah dibagi dengan jumlah murid secara keseluruhan, kemudian dikalikan 100 persen.

Terkait

Terpopuler

NW Discover

Terkini