Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kena Batunya! Polisi Tetapkan Bos ACT Jadi Tersangka, Sosok Ini Blak-blakan Soal Alokasi Dana Donasi yang Dilahap Hingga Rp34 Miliar

Kena Batunya! Polisi Tetapkan Bos ACT Jadi Tersangka, Sosok Ini Blak-blakan Soal Alokasi Dana Donasi yang Dilahap Hingga Rp34 Miliar Kredit Foto: ACT
WE NewsWorthy, Jakarta -

Pegiat media sosial Rudi Valinka menyoroti soal penetapan 3 tersangka hasil dari penyidikan kasus dugaan penyelewengan dana lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT). Termasuk Bos ACT juga.

Hal tersebut ditanggapi Rudi Valinka melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Rudi Valinka mengatakan bahwa keputusan dari pihak kepolisian merupakan langkah yang sangat tepat.

Baca Juga: Asal Mangap Nyinyir Soal Hukuman Mati Bagi Koruptor, Said Didu: Kapan Ada Usulan Koruptor Dihukum Mati Masuk UUD?

Rudi Valinka juga menyarankan bahwa terkait kasus tersebut untuk gunakan pasal pencucian uang.

"Penetapan tersangka Bos ACT oleh kepolisian sudah pas, kalo bisa gunakan pasal pencucian uang," ujar Rudi Valinka melalui akun Twitter pribadi miliknya Selasa (26/7).

Kemudian, Rudi Valinka juga menuturkan beberapa prediksinya soal alokasi dana donasi yang sudah diselewengkan itu.

"Jika ingin tau dimana uang donasi mereka simpan? Pertama, Cek Vendor2 ACT, ada penitipan uang cash yg mereka lakukan 1-2 bulan sblm kasus terbuka," tutur Rudi Valinka.

Lanjut, Rudi Valinka menegaskan selain itu, juga bisa ditelusuri kekayaan yang dimiliki keluarga dari para tersangka.

"Kedua, telusuri harta saudara2 mereka," imbuh Rudi Valinka.

Sementara itu, Karo Penmas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan pihaknya juga telah memeriksa sejumlah saksi termasuk ahli. Dia kemudian menjelaskan soal perbuatan yang diduga oleh Ahyudin selaku mantan pemimpin ACT.

Baca Juga: Mantap! Eks Komisaris Ini Ngaku Siap Bayarin Utang Anies Baswedan ke Sandiaga Uno: Per Hari Ini Akan Saya Carikan Rp50 Miliar!

Penulis/Editor: Irania Zulia

Advertisement

Bagikan Artikel: