Anies Baswedan Punya Peluang Menang Pilpres 2024, Refly Harun: Harus Siap dengan Bom Waktu yang Ditinggalkan Jokowi!

Anies Baswedan Punya Peluang Menang Pilpres 2024, Refly Harun: Harus Siap dengan Bom Waktu yang Ditinggalkan Jokowi! Kredit Foto: Instagram/Refly Harun

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menyoroti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang digadang-gadang menjadi calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Refly Harun melalui video di kanal YouTube pribadinya. Dalam video tersebut, Refly Harun menanggapi pertanyaan dari warganet soal kesiapan Anies Baswedan dengan bom waktu yang ditinggalkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta PR yang sangat berat bagi penerus pemimpin 2024.

Baca Juga: Usai Lengser Jadi Fase Terberat Anies Baswedan untuk Maju Pilpres 2024, Refly Harun: Itu Tantangan Anies Sebagai Harapan Bagi...

Refly Harun mengatakan bahwa soal bom waktu yang ditinggalkan Jokowiz harus ada yang ditanyakan terlebih dahulu pada pendukung Jokowi.

"Kita tanyakan saja dua hal siapkah dia, harus siap. Yang kedua, kita tanya pada pendukung Presiden Jokowi," ungkap Refly Harun melalui video di akun YouTube pribadinya, dikutip Rabu (6/7).

Dua hal yang ditanyakan pada Jokowi tersebut yakni apakah Jokowi meninggalkan bom waktu itu atau justru kesuksesan yang ditinggalkannya.

"Apakah Presiden Jokowi meninggalkan bom waktu ataukah Presiden Jokowi sesungguhnya meninggalkan kesuksesan," ujar Refly Harun.

Sementara itu, Refly Harun menyebutkan bahwa bagi pendukung Anies Baswedan harus tahan banting dengan beberapa kritikan dari para pengamat yang mumpuni dalam dunia perpolitikan.

Baca Juga: Elektabilitas Anies Baswedan Terancam Usai Lengser, Refly Harun: Ada yang Hebat Karena Jabatan, Jadi Tidak Perlu Sombong!

"Bagi yang mendukung Anies Baswedan, semangat atas pujian-pujian pengamat," ucap Refly Harun.

Selain itu, Refly Harun menyebutkan pendukung Anies Baswedan harus berhati-hati jika Anies Baswedan harus digusur dengan kekuatan oligarki.

"Tapi juga hati-hati kalau kemudian akhirnya oligarki membuat dia tidak bisa terpilih sebagai calon presiden, apalagi sebagai presiden," imbuh Refly Harun.

NW Discover

Terkait

Terpopuler

Terkini