Ngeri! Pencuri Kotak Amal Tewas Dikeroyok Massa, Eko Kuntadhi: Harusnya Berguru Dulu ke ACT..

Ngeri! Pencuri Kotak Amal Tewas Dikeroyok Massa, Eko Kuntadhi: Harusnya Berguru Dulu ke ACT.. Kredit Foto: Instagram/Eko Kuntadhi

Pegiat media sosial Eko Kuntadhi kembali menyindir lembaga amal Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang diduga menyelewengkan dana donasi.

Eko Kuntadhi mengunggah potongan berita lawas terkait pencuri kotak amal di Cengkareng yang tewas dihakimi massa. Menurut dia, seharusnya pencuri itu berguru dulu ke ACT agar nasibnya selamat.

Baca Juga: Duh, Mustofa Nahra Bela ACT: Donasi Juga Enggak, Tapi Ributnya Dunia Akhirat!

Hal itu disampaikan Eko Kuntadhi dalam akun Twitter pribadinya, pada Rabu 6 Juli 2022.

"Harusnya berguru dulu ke ACT...," ujar Eko Kuntadhi.

Sebelumnya, Presiden ACT Ibnu Khajar telah mengakui perkara mengambil lebih dari 12,5 persen untuk operasional lembaga dari jumlah donasi yang berhasil dikumpulkan. ACT mengklaim hanya mengambil sekitar 13,5 persen dari donasi tersebut.

"ACT bagaimana bisa mengambil 13,5 persen, sebagai amil zakat 12,5 persen, kenapa lebih? ACT bukan lembaga zakat," tutur Ibnu Khajar.

Hal itu disebutkan Ibnu Khajar lantaran aturan jika melihat dalam syariat Islam, pemotongan donasi lembaga zakat keagamaan tidak boleh lebih dari 12,5 persen.

Kemudian, Ibnu Khajar juga menyebutkan bahwa penggunaan donasi itu tak masalah. Menurutnya, ACT adalah lembaga filantropi bukan zakat dan mendapat izin dari Kementerian Sosial.

Terlepas dari itu, ACT tetap bertentangan jika merujuk dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 29 Tahun 1980 tentang Pengumpulan Sumbangan yang menyatakan bahwa pembiayaan usaha pengumpulan sumbangan sebanyak-banyak 10 persen dari hasil donasi.

NW Discover

Terkait

Terpopuler

Terkini