Duh, Mustofa Nahra Bela ACT: Donasi Juga Enggak, Tapi Ributnya Dunia Akhirat!

Duh, Mustofa Nahra Bela ACT: Donasi Juga Enggak, Tapi Ributnya Dunia Akhirat! Kredit Foto: Instagram/Mustofa Nahrawardaya

Politisi Partai Ummat, Mustofa Nahra Wardaya angkat bicara menanggapi Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang menyelewengan dana donasi.

Berbeda dari yang lainnya, Mustofa Nahra tampak membela ACT. Ia justru menyemprot orang-orang yang mengkutuk lembaga amal tersebut.

Baca Juga: Tega Banget! ACT Akui Ambil 13,7 Persen Donasi, Guntur Romli: Dapat Dana Ratusan Juta yang Diserahkan Cuma 3 Juta..

Hal itu disampaikan Mustofa Nahra dalam akun Twitter pribadinya, pada Rabu 6 Juli 2022.

"Merasa kena prank ACT ya. Padahal, donasi juga enggak. Tapi ributnya dunia akherat. Gerombolan seperti itu biasanya korban Big Prank. Tapi takut mengakui sebagai korban," ujar Mustofa Nahra.

"Mereka butuh pelampiasan sebagai ekspresi kejengkelan massal. Komunitas ini, bisa berubah jadi gila massal," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden ACT Ibnu Khajar telah mengakui perkara mengambil lebih dari 12,5 persen untuk operasional lembaga dari jumlah donasi yang berhasil dikumpulkan. ACT mengklaim hanya mengambil sekitar 13,5 persen dari donasi tersebut.

"ACT bagaimana bisa mengambil 13,5 persen, sebagai amil zakat 12,5 persen, kenapa lebih? ACT bukan lembaga zakat," tutur Ibnu Khajar.

Hal itu disebutkan Ibnu Khajar lantaran aturan jika melihat dalam syariat Islam, pemotongan donasi lembaga zakat keagamaan tidak boleh lebih dari 12,5 persen.

Kemudian, Ibnu Khajar juga menyebutkan bahwa penggunaan donasi itu tak masalah. Menurutnya, ACT adalah lembaga filantropi bukan zakat dan mendapat izin dari Kementerian Sosial.

Terlepas dari itu, ACT tetap bertentangan jika merujuk dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 29 Tahun 1980 tentang Pengumpulan Sumbangan yang menyatakan bahwa pembiayaan usaha pengumpulan sumbangan sebanyak-banyak 10 persen dari hasil donasi.

NW Discover

Terkait

Terpopuler

Terkini