Adi Prayitno: Anies, Ridwan Kamil, Khofifah, Haram Hukumnya untuk Menjadi Pemimpin di Republik Ini

Adi Prayitno: Anies, Ridwan Kamil, Khofifah, Haram Hukumnya untuk Menjadi Pemimpin di Republik Ini Kredit Foto: fajar.co.id

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menyebut Undang-Undang Pemilu tahun 2017 sangat diskriminatif karena calon presiden dan wakil presiden harus diusung oleh partai atau gabungan partai politik.

Menurut Adi Prayitno, hal itu membuat calon non partai seperti Anies Baswedan, Ridwan Kamil, dan Khofifah Indar Parawansa tidak memiliki kesempatan menjadi calon presiden atau wakil presiden.

Baca Juga: Ada PKS, PKB Sindir Partai Politik yang Tak Majukan Kadernya Jadi Capres, Jazilul Fawaid: Terus Kerjanya Apa?

“Sejak awal UU Pemilu kita 2017 itu sangat diskriminatif. Karena capres dan cawapres ituadalah mereka yang harus diusung oleh partai atau gabungan partai politik,” ujar Adi di acara dialog Kabar Petang tvOne yang tayang pada Selasa (5/7).

Akibat Undang-Undang yang diskriminatif tersebut, orang-orang yang memiliki kapasitas atau kompetensi tapi non partai, tidak mendapat kesempatan untuk menjadi presiden.

“Itu artinya apa, orang-orang yang memiliki kapasitas punya kompetensi kalau dia bukan kader partai atau tidak diusung oleh partai politik maka jangan pernah bisa bermimpi untuk bisa menjadi presiden di republik ini,” jelas Adi.

Selanjutnya
Halaman

NW Discover

Terkait

Terpopuler

Terkini