Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Anies Baswedan Terkorek Lagi Busuknya, Warganet: Ini yang Bikin Pak Anies Berat Nyapres, Bahan Kampanye Hitamnya Berceceran!

Anies Baswedan Terkorek Lagi Busuknya, Warganet: Ini yang Bikin Pak Anies Berat Nyapres, Bahan Kampanye Hitamnya Berceceran! Kredit Foto: Instagram/Sismono La Ode
WE NewsWorthy, Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kerap disoroti banyak pihak lantaran dirinya dianggap lepas tangan dan melimpahkan hal itu ke Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria.

Hal tersebut diungkapkan Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli melalui cuitan di akun Twitternya. Cuitan dari Guntur Romli tersebut, kemudian mendapat tanggapan dari warganet. Salah satunya akun @Kharisma_Dwi_L.

Baca Juga: Waduh! Anies Baswedan Gencar Tebarkan Politik Identitas, Yusuf Dumdum: Bapak Politik Identitas Usaha Keras Ngibulin Masyarakat dengan...

Akun tersebut menuturkan bahwa Anies Baswedan sulit untuk maju dalan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. 

"Ini yg bikin pak Anies berat unt nyapres tahun depan. Bahan untuk dark campaign (kampanye hitam) nya berceceran dimana2," ucap akun tersebut dalam cuitan Guntur Romli pada Selasa (5/7).

Sebelumnya, Guntur Romli menyebutkan bahwa Ahmad Riza Patria kerap dijadikan tumbal disaat kondisi saat ini yang dikepung oleh dugaan penyelewengan dana lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Guntur Romli juga kerap menyinggung soal foto Anies Baswedan yang memakai rompi dengan logo ACT.

"Ini foto tahun brp Anies dgn Ahyudin Pendiri ACT? Klau uda jadi 'bola panas' sprt biasa Wagub yg dijdikan 'tumbal' bikin pernyataan sprt di bawah ini," ungkap Guntur Romli melalui akun Twitter pribadinya pada Selasa (5/7).

Lanjut, Guntur Romli menyebut bahwa Anies Baswedan berlindung diri dari polemik penyelewengan dana oleh ACT.

"Aniesnya sih ngumpet," pungkas Guntur Romli.

Tanggapan Guntur Romli tersebut seraya disertakannya pemberitaan "Polri Usut Dugaan Penyelewengan Dana ACT, Pemprov DKI Tetap Lanjutkan Kerja Sama".

Penulis/Editor: Irania Zulia

Advertisement

Bagikan Artikel: