Calon Oligarki! NasDem Membelot, Anies Baswedan Dipaksa Menjadi Nomor Dua, Refly Harun Blak-blakan: Maka akan Terjadi...

Calon Oligarki! NasDem Membelot, Anies Baswedan Dipaksa Menjadi Nomor Dua, Refly Harun Blak-blakan: Maka akan Terjadi... Kredit Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta

Pakar hukum tata negara Refly Harun menyebutkan jika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bisa saja tidak menjadi calon presiden 2024.

Hal ini akan terjadi, jika Partai NasDem memihak pada kubu istana sehingga Anies Baswedan akan dipaksa menjadi nomor dua atau sebagai calon wakil presiden.

Baca Juga: Soal Capres 2024! Skenario Ganjar-Erick atau Ganjar-Airlangga, Refly Harun: Saya Tidak Setuju Kalau PDIP Mengusulkan...

"Karena misalnya katakanlah dengan tekanan Anies dipaksa menjadi nomor dua, karena tiba-tiba NasDem akan membelot ke kubu istana," ucapnya.

Jika Anies Baswedan menjadi cawapres, maka Ganjar Pranowo akan menjadi capres pilihan istana, dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), NasDem, dan juga PDIP.

"Berati di istana sudah menunggu itu ada Ganjar, Anies untuk menjadi pasangan calon, kemudian ada KIB, NasDem, dan PDIP," ungkapnya yang dikutip dari YouTube Refly Harun, Selasa (5/7).

"Kalau PDIP pun juga Ganjar, maka akan terjadi dua blok, satunya lagi blok Prabowo yang masih ada PKB nya, dan kemudian Demokrat dan PKS bisa ikut dan bisa tidak ikut," tambah Refly.

Namun hal ini akan terjadi jika Presiden RI Joko Widodo serta Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri sudah bersepakat, bahwa Ganjar Pranowo adalah calon yang akan diajukan.

"Jadi kalau Ganjar sudah disepakati oleh Megawati dan Jokowi, maka selesailah sesungguhnya untuk perdebatan siapa yang akan didorong untuk menjadi calon oligarki," pungkasnya.

NW Discover

Terkait

Terpopuler

Terkini