Puji Jokowi yang Ingin Damaikan Rusia-Ukraina, Gus Nadir: Ini Pemimpin Negeri Muslim Terbesar di Dunia yang Punya Nyali Bukan Planga-plongo

Puji Jokowi yang Ingin Damaikan Rusia-Ukraina, Gus Nadir: Ini Pemimpin Negeri Muslim Terbesar di Dunia yang Punya Nyali Bukan Planga-plongo Kredit Foto: Setkab

Rais Syuriah PCI Nahdlatul Ulama Australia-New Zealand, Nadirsyah Hosen yang karib disapa Gus Nadir mengapresiasi Presiden Jokowi yang tengah melakukan misi perdamaian Rusia dan Ukraina di tengah perang.

Menurut Gus Nadir, Jokowi merupakan pemimpin muslim yang berani bertemu Zelensky dan Putin.

Baca Juga: Jokowi Mau Damaikan Rusia-Ukraina, Ruhut Sitompul: Semua Hormat dan Kagum kecuali Kadrun yang Jadi Pesong

Hal itu disampaikan Gus Nadir dalam akun Twitter pribadinya, pada Jumat 1 Juli 2022.

"Bukan Jenderal. Bukan aktivis HAM, apalagi SJW. Tapi seorang pemimpin sipil, berani terbang jauh menemui mereka yg tengah perang. Ini pemimpin negeri Muslim terbesar di dunia, yg punya NYALI, bukan planga-plongo," ujar Gus Nadir.

Ia pun menyindir kelompok yang nyinyir kepada Jokowi.

"Emang kayak ente, yg beraninya cuma caci-maki di medsos," pungkasnya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Ibu Negara Iriana telah menyelesaikan lawatannya di Ukraina dan bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Rabu 29 Juni 2022.

Jokowi dan Iriana beserta rombongan terbatas kini bertolak menuju Rusia.

"Kembali berkereta api menuju kota Przemysl, Polandia, untuk melanjutkan lawatan perdamaian ke Moskow, Rusia," tulisnya dalam postingan terbaru Instagram resmi @jokowi.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Istana Maryinsky, Kyiv, Ukraina.

Jokowi mengatakan bahwa kunjungan dirinya ke Ukraina sebagai bukti kepedulian Indonesia terhadap situasi di Ukraina.

Jokowi juga mengatakan bahwa dirinya menawarkan diri menjadi pembawa pesan untuk Presiden Putin demi mendorong kedamainan kedua negara tersebut.

NW Discover

Terkait

Terpopuler

Terkini