Tolak Mentah-mentah Tawaran Masuk ke Pemerintahan, Haris Azhar: Saya Sih Ukurannya Bukan Jabatan, Tapi Soal...

Tolak Mentah-mentah Tawaran Masuk ke Pemerintahan, Haris Azhar: Saya Sih Ukurannya Bukan Jabatan, Tapi Soal... Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso

Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Haris Azhar menanggapi soal promosi terhadap dirinya untuk bergabung dengan pemerintahan kepresidennan Joko Widodo (Jokowi). Namun, tawaran tersebut justru ditolak mentah-mentah lantaran tidak sesuainya sistem kerja pemerintahan dengan latar belakang personal dari Haris Azhar.

Hal tersebut diungkapkannya lebih lanjut dalam video di kanal YouTube Refly Harun. Dalam video tersebut, Haris Azhar mengungkapkan bahwa banyak sekali yang harus dipastikan jika orang seperinya yang bekerja di bidang HAM, tiba-tiba ditawarkan untuk masuk ke dalam sistem pemerintahan.

Baca Juga: Imbas dari 22 Nama Jalan Diubah, Urus STNK Mesti Bayar, Eko Kuntadhi Komentar Menohok: Gubernur Idenya Emang Dunia dan...

Haris Azhar juga mengatakan bahwa harus ada kejelasan terlebih dahulu terkait sistem kinerjanya dan strukturnya.

"Kalau misalnya balik ke pertanyaan kita ini orang yang kerja di bidang HAM yang kerja advokasi HAM, mau dibawa masuk pemerintah, kita musti tanya masuk ke dalam situ struktur kerjanya apa," ungkap Haris Azhar melalui video dalam kanal YouTube Refly Harun, dikutip Senin (27/6).

Kemudian, Haris Azhar juga mengatakan bahwa dirinya harus memastikan terkait agenda apa saja yang akan menjadi tanggung jawabnya. 

"Agendanya apa Kalau dimasukin ke dalam situ. misalnya ibarat kata ketemu keong racun, ketemu apa gitu," ujar Haris Azhar.

Baca Juga: Terbongkar! Perkara NasDem Umumkan 3 Nama Bakal Capres, Ferdinand Hutahaean: Itu Hanya Intrik Politik, Bentuk Kegagalan dari...

Haris Azhar juga secara blak-blakan mengutarakan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan jabatan. Namun lebih kepada kinerja yang ia salurkan dengan berkaitan dan berguna untuk kepentingan hak asasi manusia.

"Kalau saya sih ukurannya bukan jabatan, tapi soal efektivitas dan personalitas bagaimana menyelesaikan soal hak asasi manusia dan ga mungkin juga saya masuk," imbuh Haris Azhar.

NW Discover

Terkait

Terpopuler

Terkini