Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Bagaimana Nasib Mahfud dalam Pertemuan dengan Komisi III DPR Besok? Minta Maaf atau Ada Kejutan Lain?

Bagaimana Nasib Mahfud dalam Pertemuan dengan Komisi III DPR Besok? Minta Maaf atau Ada Kejutan Lain? Kredit Foto: Antara/ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.
WE NewsWorthy, Jakarta -

Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun menyoroti pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani soal transaksi mencurigakan di Kementerian Keuangan yang digembar-gemborkan mencapai Rp349 triliun.

Saat rapat dengan Komisi XI DPR RI Senin (27/3/2023), Sri Mulyani memberikan klarifikasinya soal transaksi mencurigakan Rp349 triliun yang dilaporkan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Baca Juga: Pantesan Mahfud Seperti Dimusuhi Benny Harman-Arsul Sani-Arteria Dahlan, Diduga Ada Jejak Partai dalam Transaksi Janggal di Kemenkeu

Berdasarkan laporan tertulis yang diterimanya, transaksi yang benar-benar terkait dengan pegawai Kemenkeu hanya Rp 3,3 triliun.

"Jadi yang benar-benar nanti berhubungan dengan Pegawai Kemenkeu itu Rp 3,3 triliun. Ini 2009 hingga 2023," ujar Sri Mulyani.

Menanggapi hal tersebut, Refly menduga Menko Polhukam Mahfud MD terlalu bersemangat hingga salah mengutip data.

“Ini yang mungkin salah data saja,” ujar Refly, dikutip WE NewsWorthy dari kanal YouTube pribadi pada Selasa (28/3/2023).

“Pak Mahfud terlalu bersemangat mengutip 300 triliun ternyata setelah diverifikasi bukan 300 triliun tepatnya 349 triliun. Tapi setelah dipecah-pecah ini tidak milik Kementerian Keuangan semua,” sambungnya.

Baca Juga: Kenapa Kita Harus Belajar Data Analytics?

Penulis/Editor: Meilia Mulyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: