Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kemenkes Ikutan Ngomong Larangan Buka Puasa Bersama Bukan Karena Covid-19, Said Didu: Gaya Ngeles Kaya Sopir Bajaj

Kemenkes Ikutan Ngomong Larangan Buka Puasa Bersama Bukan Karena Covid-19, Said Didu: Gaya Ngeles Kaya Sopir Bajaj Kredit Foto: Twitter/Said Didu
WE NewsWorthy, Jakarta -

Mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu mengomentari pernyataan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) soal larangan buka puasa bersama.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menegaskan larangan buka bersama untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan terkait Covid-19.

Baca Juga: Masinton Serang Mahfud MD Soal Transaksi Janggal Rp349 T, Sosok Ini Geram: Bro, Harusnya Lu Dukung Bukan Nyinyirin

Nadia menegaskan bahwa larangan tersebut dibuat agar ASN bisa hidup lebih sederhana dan tidak memamerkan gaya hidup mewahnya di media sosial seperti yang sedang marak terjadi.

"ASN itu dilarang bukber lebih pada untuk kesederhanaan, karena akhir-akhir ini kan kita disorot ya, ASN disorot dengan berbagai macam gaya hidup," kata Nadia, dikutip dari Kompas.

Menanggapi hal tersebut, Said Didu menyindir pernyataan Kemenkes soal larangan buka puasa bersama terkesan ngeles seperti sopir bajaj.

“Gaya ngeles kayak sopir bajaj,” ujar Said Didu, dikutip WE NewsWorthy dari akun Twitter pribadi pada Selasa (28/3/2023).

Padahal, dalam surat edaran jelas disebutkan alasan larangan buka puasa bersama itu karena Covid-19. Ia pun meminta pemerintah berhenti mengelola negara dengan kebohongan.

Baca Juga: Kenapa Gaji Guru di Jerman Tinggi?

Penulis/Editor: Meilia Mulyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: