Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Vonis Bharada E Hanya 18 Bulan, Hakim Dicurigai Mendapat Tekanan dari Penguasa: Kok Tidak Sekalian Aja Dibebaskan?

Vonis Bharada E Hanya 18 Bulan, Hakim Dicurigai Mendapat Tekanan dari Penguasa: Kok Tidak Sekalian Aja Dibebaskan? Kredit Foto: Instagram/Nicho Silalahi
WE NewsWorthy, Jakarta -

Aktivis Nicho Silalahi menyoroti vonis hukuman yang dijatuhkan majelis hakim kepada Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu.

Meski hakim menyatakan Bharada E melanggar pasal 340 juncto pasal 55 KUHP, nyatanya vonis hukumannya sangat tidak sesuai.

Baca Juga: Dijatuhi Hukuman 1,5 Tahun Penjara, Vonis Bharada E Berpotensi Bertambah Berat Jika 3 Hal ini Terjadi

Adapun ancaman hukuman bagi yang melanggar pasal 340 adalah hukuman mati atau paling lama 20 tahun penjara. Bahkan, jaksa hanya menuntut hukuman 12 tahun penjara.

“Pasal 340 itu ancamannya Hukuman mati atau paling lama 20 Tahun, Tuntutan Jaksa 12 Tahun Tapi Vonis Hakim 1,5 Tahun Penjara,” ujar Nicho, dikutip NewsWorthy dari akun Twitter pribadi pada Kamis (16/2/2023).

Tetapi, hukuman yang dijatuhkan hakim hanya 1,5 tahun sehingga menurut Nicho majelis hakim terkesan mengada-ada dengan vonisnya sendiri.

“Menurutku di Sini Majelis Hakim Terkesan Mengada - ada terhadap Vonisnya disisi lain mereka menyatakan melanggar pasal 340 Juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP,” imbuha Nicho.

Baca Juga: Kenapa Kita Harus Investasi pada Instrumen Emas Batangan?

Penulis/Editor: Meilia Mulyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: