Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Heboh, Isu Utang Rp50 Miliar, Musni Umar: Ada yang Takut Anies Jadi Presiden 2024

Heboh, Isu Utang Rp50 Miliar, Musni Umar: Ada yang Takut Anies Jadi Presiden 2024 Kredit Foto: Antara/Arnas Padda
WE NewsWorthy, Jakarta -

Mantan Rektor UIC, Musni Umar ikut berkomentar mengenai isu terkait utang Rp50 miliar bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan kepada Sandiaga Uno.

Menurut dia, isu itu digulirkan karena ada pihak yang takut Anies menjadi presiden.

Baca Juga: Geisz Chalifah Ngaku Siap Bayar Utang Anies Rp50 M, Ferdinand: Numbuhin Rambut Aja Dulu, Jangan Mikirin Utang Orang

Hal itu disampaikan Musni Umar dalam akun Twitter pribadinya, pada Rabu 8 Februari 2023.

"Anies Baswedan terus digoyang. Ada yg takut dia jadi presiden 2024. Berbagai isu negatif disematkan ke Anies. Belakangan dimunculkan isu Anies berutang ke mas Sandi utk pilkada DKI 2017. Apa tujuannya," ujar Musni Umar dikutip Newsworthy.

Sebelumnya, Mantan Komisaris Ancol Geisz Chalifah buka suara soal isu utang piutang bakal calon presiden Anies Baswedan ke Sandiaga Uno dengan nominal mencapai Rp 50 miliar.

Geisz menegaskan dirinya bersama pendukung Anies akan melunasi utang tersebut jika perjanjian tersebut dibuka ke publik.

“Saya katakan di sini, Geisz Chalifah yang menyatakan, buka. Kalau ada terbuka benar masih ada utangnya, per hari ini juga akan saya carikan dana Rp50 miliar untuk dibayar,” ujar Geisz, dikutip dari akun Twitter pribadi pada Rabu (8/2/2023).

Pasalnya, kata dia, jika perjanjian itu tidak dibuka makanya dirinya akan sulit melakukan pembayaran utang tersebut.

“Jangan seperti ini. Kalau seperti ini terus saya mau bayar, bayar kemana? Hutangnya seperti apa? Buka aja suratnya,” ujar dia.

“Soal-soal kaya gini nggak enak dibicarakan karena kita ini berteman. Saya berteman dengan Sandi. Saya menghormati Pak Prabowo. Saya menghormati semua orang-orang itu. Lantas kita berbicara yang semuanya serba setengah, tidak selesai. Ini hanya membangun pertikaian,” pungkasnya.

Baca Juga: Transformasi Digital, NPCT1 Gandeng Logisly Pantau Pergerakan Kontainer di Jakarta

Penulis/Editor: Devi Nurlita

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel:

Berita Terkini

Lihat semuanya