Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Mengejutkan! 5 Hal Ini Terkuak Soal Proyek Kereta Cepat Bengkak Rp21 Triliun, Said Didu: Sampai Kapan Bohongi Indonesia?

Mengejutkan! 5 Hal Ini Terkuak Soal Proyek Kereta Cepat Bengkak Rp21 Triliun, Said Didu: Sampai Kapan Bohongi Indonesia? Kredit Foto: Fajar.co.id
WE NewsWorthy, Jakarta -

Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu menyoroti Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang menyatakan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) selaku operator Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) meminta penambahan waktu konsesi atau hak operasi hingga 80 tahun. Sebelumnya, KCIC hanya mendapatkan konsesi selama 50 tahun setelah kereta cepat beroperasi.

Baca Juga: Balasan Gibran ke Rizal Ramli yang Tak Bisa Hadir ke Pernikahan Kaesang Jadi Sorotan, Eh Ada yang Nyeletuk: Semakin Tahu...

Hal tersebut ditanggapi Said Didu melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Said Didu mempertanyakan KCIC yang seakan terus membohongi Indonesia.

Said Didu juga membeberkan terkait yang dianggapnya kebohongan pada proyek tersebut.

"KCIC, sampai kapan 'bohongi' Indonesia? Pertama, Lbh murah dari usulan Jepang - faktanya lbh mahal. Kedua, Layak - faktanya tdk layak. Ketiga, tdk butuh jaminan pemerintah - faktanya dijamin," ujar Said Didu dikutip NewsWorthy dari akun Twitter pribadi miliknya, Jumat (9/12). 

Lanjut, Said Didu juga kerap menyinggung adanya penggunaan APBN yang pada awalnya disebut tidak pernah mau nyentil dengan gunakan APBN sama sekali.

Baca Juga: KPK Sampai Sebut 'Kotoran Ayam' untuk Respons Orang DPR yang Bilang Uang Haram Kecil-kecil Tidak Mengapa, Simak!

Penulis/Editor: Irania Zulia

Advertisement

Bagikan Artikel: