Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pemerintah Disindir Terkait Motor Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar: NKRI Harga Lelang Mau Jadi Negara Maju Katanya

Pemerintah Disindir Terkait Motor Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar: NKRI Harga Lelang Mau Jadi Negara Maju Katanya Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
WE NewsWorthy, Jakarta -

Politikus Partai Demokrat, Taufik Rendusara, mengomentari motor pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung.

Sebagaimana diketahui, sebuah sepeda motor berwarna biru disebut-sebut merupakan motor yang digunakan oleh pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar.

Baca Juga: Lagi! Bom Meledak di Thailand, Denny Siregar: Kayaknya Jadi Gerakan Internasional Ini..

Di bagian depan sepeda motor tersebut tertulis narasi: KUHP HUKUM SYIRIK / KAFIR. PERANGI PARA PENEGAK HUKUM SETAN. QS 9:29.

Menanggapi hal tersebut, Taufik menyoroti tulisan yang hanya bermodalkan kertas dan ditempelkan di bagian depan motor menggunakan selotip.

Hanya dengan alat-alat sederhana tersebut, orang yang menolak RKUHP disahkan malah diidentikkan dengan terorisme.

“Sementara modal kertas, selotip dan sebuah motor mereka yg menolak rkuhp diidentikkan dgn terorisme,” ujar Taufik, dikutip NewsWorthy dari akun Twitter pribadi pada Kamis (8/12).

Baca Juga: Isu Utang Rp50 Miliar Sengaja Dihembuskan, Rocky Gerung Ungkap Ada Campur Tangan Presiden Jokowi

Penulis/Editor: Meilia Mulyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: