Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Bom Bunuh Diri Meledak di Astana Anyar, Loyalis Ganjar Salahkan Ceramah Ustad Abdul Somad: Harus Ditutup Mulutnya...

Bom Bunuh Diri Meledak di Astana Anyar, Loyalis Ganjar Salahkan Ceramah Ustad Abdul Somad: Harus Ditutup Mulutnya... Kredit Foto: Instagram/Ust. Abdul Somad
WE NewsWorthy, Jakarta -

Video di channel YouTube 2045 TV membahas mengenai ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astana Anyar, Bandung pada Rabu pagi (7/12/2022) yang menewaskan 1 orang anggota polisi. 

Dalam video yang menampilkan pegiat media sosial Eko Kuntadhi ini menyinggung video ceramah Ustad Abdul Somad (UAS) yang menjadi penyebab terjadinya aksi biadab itu.

Baca Juga: Abdul Somad: Orang Yang Meninggal Karena Pesugihan Itu Bagai Kambing Dikuliti Hidup-hidup

Video dengan thumbnail 'Ceramah Somad Bisa jadi Insprasi Terorisme'  dan berjudul Eko Kuntadhi: Ustad Ikut Bertanggung Jawab itu memaparkan penyebab orang berani bertindak nekad dan menjadi pengantin untuk bunuh diri.

Dalam paparannya, mulanya Eko meyakini bahwa korban yang menjadi pengantin itu bukan sebagai lone wolf atau bertindak sendiri.

"Ia saya yakini ada dalam sebuah jaringan yang ada kelompok di belajangnya yang mendorong perilaku teror tersebut dan perilaku teror ini ada kerjaan gerombolan organisasi tertentu," ucapnya dilansir NewsWorthy dari laman Youtube 2045 TV, Kamis (8/12/2022).

Loyalis Ganjar ini membeberkan bahwa kerja jaringan itu setidaknya dari persiapan jenis peledak yang digunakan dan di belakangnya ada sosok motivator yang memberikan keyakinan bahwa tindakan itu benar dan sesuai hukum agama.

"Ini bisa dipengaruhi melalui ceramah-ceramah dari orang yang dianggap ilmu Agamanya cukup dan bisa juga disebar melalui media sosial dan melalui media-media lain sehingga orang termotivasi untuk bertindak biadab," ucapnya.

Baca Juga: Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Ternyata Salah Orang, Eh Diceletukin: Skenarionya Berantakan Banget

Eko melanjutkan bahwa orang-orang banyak dipengaruhi oleh ceramah-ceramah yang melegalkan kekerasan bahkan sampai berkata bahwa bom bunuh diri bukan tindakan mati konyol.

"Dan sebetulnya bisa dikategorikan seabgai orang yang mempengaruhi dan melegalkan terjadinya peristiwa itu," ucap dia.

Baca Juga: Banyak Dihujat Netizen di Media Sosial, Mas Gibran Didoakan Selalu Waras

Penulis/Editor: Alfi Dinilhaq

Advertisement

Bagikan Artikel:

Berita Terkini

Lihat semuanya