Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Bukan Uni Eropa, Pengamat Tunjukkan Jokowi Negara yang Bikin Indonesia Terhambat Maju: Orang Seluruh Dunia Tahu

Bukan Uni Eropa, Pengamat Tunjukkan Jokowi Negara yang Bikin Indonesia Terhambat Maju: Orang Seluruh Dunia Tahu Kredit Foto: Andi Hidayat
WE NewsWorthy, Jakarta -

Pengamat kebijakan publik Gigin Praginanto menyoroti pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan negara yang menyebabkan Indonesia terhambat maju.

Jokowi mengungkapkan bahwa pengeksporan nikel dihambat oleh negara-negara maju yang tidak ingin melihat Indonesia berubah status menjadi negara maju.

Baca Juga: Pengamat Tampar Bahlil Soal Pemberian Hak Lahan Investor di IKN: Bukan Mengemis, Tapi Menjual Indonesia Secara Retail, Super Ngawur!

Hal ini disampaikan Jokowi menanggapi gugatan Uni Eropa dan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terhadap penyetopan ekspor nikel yang dilakukan Indonesia.

"Indonesia menghentikan ekspor nikel bahan mentah dan menggenjot hilirisasi industri. Akibat kebijakan tersebut, Indonesia digugat oleh Uni Eropa di WTO, dan kalah," ujar Jokowi.

"Meskipun Indonesia kalah dalam kasus tersebut, kita masih banding. Hilirisasi masih jalan terus," sambungnya.

Kemudian Jokowi menyebutkan bahwa semua negara tentu ingin menjadi negara maju, namun tetap ada negara yang tidak ingin melihat negara lain berkembang.

"Semua negara ingin maju. Negara maju ingin mempertahankan negaranya tetap maju. Negara berkembang berusaha menjadi negara maju. Ada juga negara maju yang tidak ingin melihat negara berkembang jadi negara maju," papar Jokowi.

Baca Juga: Isu Utang Rp50 Miliar Sengaja Dihembuskan, Rocky Gerung Ungkap Ada Campur Tangan Presiden Jokowi

Penulis/Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: